Teror Zona Merah Melekat di PSM Hingga Paruh Musim

jpnn.com - MAKASSAR - Teror zona merah bagi PSM Makassar bakal tetap melekat di paruh musim Indonesia Super League (ISL) 2014. Prediksi ini menyusul hasil negatif di enam laga sebelumnya.
Enam laga Pasukang Ramang, Ponaryo Astaman dkk baru mengumpulkan lima poin. Hasil satu kali menang, dua kali seri dan tiga kali kalah. Dengan hasil itu, kemungkinan PSM tetap berada di zona merah hingga paruh musim ini.
Pasalnya, empat laga terakhir tim berjuluk Ayam dari Jantan dari timur itu akan melakoni tiga laga away dan satu laga home. Itu pun PSM tidak ada jaminan menyapu bersih laga tersebut.
Melihat empat laga yang bakal dijalani PSM, untuk meraih poin maksimal tidak mudah. Empat tim yang bakal dihadapi cukup berat.
Anak asuh Rudy William Keltjes harus menghadapi Persiba Balikpapan di kandang tim berjuluk Beruang Madu itu, 15 Maret mendatang.
Kemudian menghadapi dua tim Papua, Persipura dan Perserui di Stadion Mandala Jayapura. Dan terakhir menghadapi Persebaya yang kemungkinan besar akan dilaksanakam di Stadion Gelora Bung Tomo Surabaya, meski PSM bertindak sebagai tuan rumah.
"Kalau melihat tim lawan, maksimal dua poin. Itupun susah didapat," papar pengamat sepak bola, Abdi Satria.
Sebenarnya, PSM tak harus sesusah ini bila bisa memanfaatkan laga kandang. Tercatat PSM kehilangan tujuh angka di kandang. Di laga perdana melawan Putra Samarinda, PSM harus kehilangan dua poin. Kemudian hilang tiga poin melawan Mitra Kukar.
MAKASSAR - Teror zona merah bagi PSM Makassar bakal tetap melekat di paruh musim Indonesia Super League (ISL) 2014. Prediksi ini menyusul hasil negatif
- Lapangan Tergenang Air, Final Liga 2 PSIM Yogyakarta vs Bhayangkara FC Ditunda 30 Menit
- Liga 1: Marc Klok Bertekad Bawa Persib Kembali ke Jalur Kemenangan
- Menjelang Big Match Lawan Persebaya, Persib Tunggu Hasil Banding Sanksi Beckham Putra
- Evaluasi Perbasi Seusai Kegagalan Timnas Basket Indonesia di Kualifikasi FIBA Asia Cup
- Striker Madura United Fardan Ary Setyawan Makin Mengganas
- Legenda Persib Bandung Kenang Sosok Bejo Sugiantoro