Teroris Merauke Merencanakan Aksi Teror di Tempat Ini, Ngeri

"Secara otomatis saja ketika aktivitas penegakan hukum oleh Densus demikian tinggi, tentunya mereka pun akan mencoba keluar daripada aktivitas itu, akhirnya di antara mereka ada yang keluar dari Makassar menuju ke Merauke, karena apa?, Karena aktivitas penegakan hukum yang tinggi yang dilakukan Densus terhadap kelompok-kelompok teroris Tanah Air," kata dia.
Kesepuluh terduga teroris ditangkapTim Detasemen Khusus 88 Anti Teror Kepolisian Indonesia di Merauke, Papua pada Jumat (28/5).
Adapun sepuluh teroris yang ditangkap yakni AK, SB, ZR, UAT, DS, SD, WS, YK, AP dan IK, dari 10 orang ada pasutri yakni AP dan IK (perempuan).
Penangkapan kembali berlanjut pada Minggu (30/5), Tim Densus 88 mengamankap satu lagi anggota jaringan teroris Ansharut Daulah di Merauke.
Selain di Merauke, polisi juga menangkap satu terduga teroris di wilayah Balikpapan, Kalimatan Timur.
Hingga hari ini, total terduga teroris yang diamankan di Merauke bertambah menjadi 13 orang.
Para terduga teroris di Merauke dipastikan bukan orang asli Papua, tetapi orang dari luar Merauke yang sudah lama tinggal di Papua.
Mereka diduga mendapat paparan paham radikal saat berada di Merauke, Papua.
Sebanyak 13 orang terduga teroris ditangkap di Merauke, mereka tergabung dalam kelompok JAD yang berbaiat ke ISIS.
- Ini Kejanggalan Kematian Wanita di Makassar
- Papua dan Ujian Prabowo - Gibran
- Prajurit TNI Temukan Ladang Ganja di Pegunungan Papua
- Tokoh Agama Minta Masyarakat Papua Tak Terprovokasi Isu Pelanggaran HAM
- Kejaksaan Sita Rp 1,5 M Duit Panas PON Papua, Nixon Bidik Pejabat Negara
- Membangun Tanah Papua dengan Adat