Terpantau Banyak Longsoran Baru di Puncak Gunung Merapi

jpnn.com, YOGYAKARTA - Tim Reaksi Cepat (TRC) Badan Penanggulangan Bencana Daerah Provinsi DI Yogyakarta menemukan banyak longsoran baru di puncak Gunung Merapi.
Hal itu diketahui berdasarkan hasil pemantauan melalui udara dengan menggunakan helikopter BNPB pada Jumat (27/11).
Pemantauan dari udara itu dilakukan untuk memonitoring perkembangan aktivitas Gunung Merapi, sekaligus mitigasi bencana.
"Secara sekilas, terdapat banyak material longsoran baru. Longsoran mengarah ke lereng Merapi yang secara dominan menuju ke barat dan barat daya," kata Koordinator Bidang Operasi TRC BPBD DIY Endro Sambodo dalam siaran pers BNPB.
Dia menyebutkan, dilihat dari morfologinya, material longsoran tersebut mengarah ke hulu Kali Senowo, Kali Putih, dan Kali Lamat.
Untuk wilayah barat daya, ada beberapa material yang berada di lereng Gunung Merapi mengarah ke hulu Kali Boyong dan Kali Krasak.
Sementara untuk sisi tenggara di hulu Kali Gendol terlihat ada longsoran material baru. Perkiraan sementara longsoran tersebut berasal dari bukaan kawah di dinding sebelah barat.
Untuk kajian lebih lanjut, TRC BPBD DIY melaporkan hasil pantauan tersebut ke Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) guna dianalisis lebih lanjut.(antara/jpnn)
Temuan ini sudah dilaporkan TRC BPBD DIY ke BPPTKG untuk dianalisis lebih lanjut.
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
- Korban Tewas Gempa Myanmar Mencapai 2.700 Orang, BNPB Beri Info soal WNI
- BNPB Sebut Kerugian Akibat Bencana Banjir di Jabodetabek Mencapai Rp 1,69 Triliun
- Banjir Melanda Berau Kaltim, 2 Lansia Meninggal Dunia
- Gunung Lewotobi Meletus, Statusnya Jadi Awas
- Niko Elektronik Meluncurkan Regulator Gas Baru, Diklaim Tahan Korosi, Harga Terjangkau
- Banjir-Longsor di Madiun Mengakibatkan Satu Orang Hilang