Terseret Kasus, Kader Demokrat Didesak Mundur
Jumat, 01 Juni 2012 – 05:42 WIB

Terseret Kasus, Kader Demokrat Didesak Mundur
JAKARTA - Isu politik acap menyertai proses penanganan perkara di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul mendesak semua kader partainya yang disebut-sebut terlibat dalam kasus suap proyek pembangunan sport center Hambalang dan wisma atlet SEA Games mundur dari partai.
Dia merasa partainya telah tersandera oleh dua kasus tersebut. "Atas permasalahan yang ada, yang menimpa partai saya memohon siapa pun yang dikaitkan mulai wisma atlet sampai Hambalang," kata Ruhut di kompleks parlemen, Jakarta, Kamis (31/5).
Meski tak menyebut nama secara langsung, dia tegas meminta mereka yang terus disebut terlibat kasus tersebut agar menomorsatukan kepentingan partai. "Kita harus sayang dengan partai dan nama-nama yang disebut itu yang tahu apa peran mereka. Saya melihat dan hanya bisa mengatakan semua itu. Akan indah kalau kita bisa mundur, jangan dimundurkan," tandasnya.
Dia menegaskan, dirinya bukannya tak menghormati asas praduga tak bersalah dengan meminta kader yang terseret-seret kasus wisma atlet maupun Hambalang mundur dari partai. Namun, menurut politikus berlatar belakang lawyer sekaligus artis itu, masalah hukum tak bisa lepas sepenuhnya dari masalah politik.
JAKARTA - Isu politik acap menyertai proses penanganan perkara di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Politikus Partai Demokrat Ruhut Sitompul mendesak
BERITA TERKAIT
- Tak Incar Jabatan, ART: Saya Cukup Jadi Adik Seorang Anwar Hafid
- Pemenuhan Hak Pekerja Sritex Berproses, DPR Belum Perlu Bentuk Pansus
- RUU PSK, Muslim Ayub Nilai LPSK Harus Hadir di Daerah Rawan Seperti Aceh dan Papua
- Rapat di DPR, Imparsial Kecam Pengangkatan Mayor Teddy Jadi Seskab
- Gubernur Sulteng Anwar Hafid Minta OPD Gerak Cepat
- Melchias Mekeng DPR: Pupuk Bersubsidi Harus Dijual Langsung di Desa