Tetap Ngotot Di Perairan Indonesia
Sempat Dibentak dan Terjatuh ke Laut
Rabu, 18 Agustus 2010 – 07:07 WIB

Tiga PNS Dinas Kelautan dan Perikanan Batam yang sempat disandera Polisi Diraja Malaysia. Foto : Wijaya Satria/Batam Pos/JPNN
Dia tampak berjalan dengan cepat juga, terlihat sekeliling kepalanya dibungkus perban putih. Ketika ditanya apa yang terjadi dengan kepalanya, dia mengatakan itu tidak apa-apa. "O..hanya luka saja, terjatuh di laut saat kejadian kemarin," ujarnya sambil bergegas menemui kedua rekannya yang sudah tertinggal jauh di depan.
Banyaknya penumpang dan kumpulan sejumlah media membuat mereka terdesak dan tak mampu menjawab pertanyaan. Hingga akhirnya petugas kepolisian turun tangan dan DKP mengarahkan jumpa pers di lantai tiga ruang KKP.
Namun jumpa pers tidak berlangsung lama. Ketiga pegawai satuan kerja DKP Indonesia Pontianak wilayah kerja Batam tersebut langsung diboyong ke Planet Holiday Hotel untuk beristirahat. Mereka bergegas menuju parkiran dengan kawalan polisi sambil masing-masing membawa dua kantong kertas bermotif bunga.
Tidak mudah menjumpai ketiga orang tersebut. Bahkan wartawan sempat dikecoh dengan dinyatakan bahwa ketiganya dibawa ke kantor Dinas KP2K Sekupang. Namun akhirnya ketahuan juga kalau mereka istirahat di Planet Holiday Hotel, setelah wartawan menerima informasi langsung dari Kepala DKP Batam, Yulisbar.
Ketiga pegawai Departemen Kelautan dan Perikanan (DKP) Batam akhirnya berhasil dipulangkan ke Indonesia setelah negosiasi dan lobi yang alot selama
BERITA TERKAIT
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara