THR Belum Cair, Ratusan Buruh Lapor ke Posko Pengaduan Jateng

"Yang sektor perusahaan ini ada yang dalam kondisi pailit misalnya kayak Sritex. Termasuk yang di Primayuda. Kalau konteksnya Sritex itu yang pailit ada empat perusahaan," tambahnya.
Aziz mengakui bahwa ada sejumlah perusahaan yang terlambat membayarkan THR kepada pekerjanya, bahkan melewati batas waktu yang ditetapkan, yaitu H-7 Lebaran atau 24 Maret 2025.
Saat ini, tim pengawas ketenagakerjaan telah melakukan pengecekan terhadap 60 perusahaan dan menargetkan pemeriksaan terhadap seluruh 91 perusahaan yang diadukan.
Pemerintah terus mendorong perusahaan agar memenuhi kewajiban mereka sesuai ketentuan yang berlaku, demi memastikan hak pekerja dapat dipenuhi sebelum hari raya Idulfitri.
"Ada perusahaan membayar secara dicicil. Ada yang memang belum mau membayar karena pailit. Ini pengawas ketenagakerjaan baru turun ke lapangan untuk melakukan verifikasi-verifikasi pemeriksaan," tuturnya.(wsn/jpnn)
Ada perusahaan membayar secara dicicil. Ada yang memang belum mau membayar karena pailit.
Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Wisnu Indra Kusuma
- Daftar Nama Korban Insiden Pohon Raksasa Timpa Jemaah Salat Idulfitri di Pemalang
- Salat Id Pertama Jadi Gubernur, Ahmad Luthfi Minta Warga Bangun Jawa Tengah
- Aksi Bang Jago Minta THR Sambil Bawa Golok di Kabupaten Bandung Viral di Medsos
- Ahmad Luthfi Akan Salat Idulfitri Bersama 30 Ribu Jemaah di Simpang Lima, Polisi Berlaras Panjang Siaga
- Balai Kota Semarang Gelar Salat Idulfitri, Terbuka untuk Umum
- 5 Berita Terpopuler: Para Honorer Pilu, Pengangkatan PPPK Paruh Waktu Mendesak, BKN Langsung Keluarkan 4 Instruksi Penting