Tiga Balai Kemensos Tangani Anak Disabilitas Korban Kekerasan di Sukabumi

Dari hasil asesmen, tim pekerja sosial menemukan, T mengalami gangguan penyakit kulit menahun yang menulari kedua anaknya.
Sementara itu, sang suami yang bekerja sebagai buruh harian lepas tidak mampu membiayai pengobatan keluarganya.
Pekerja sosial Balai Phala Martha Sukabumi Kusman menyampaikan, anak pertama mengalami hambatan perkembangan fisik.
Pengobatan terkendala karena kartu BPJS Kesehatan terblokir lantaran menunggak bertahun-tahun.
’’Kemensos bersinergi dengan semua pihak untuk mencari solusi bagi T dan keluarga,’’ kata Kusman.
Jadi, seluruh anggota keluarga T beserta dua anaknya akan mendapatkan bantuan asistensi rehabilitasi sosial.
Yakni, fasilitas pengobatan penyakit kulit T dan anaknya dan bantuan kewirausahaan dagang warung serta berjualan kelapa untuk T dan suaminya. (mrk/jpnn)
Tiga Balai Kemensos memberikan pembinaan, perawatan, dan terapi sensorik rungu wicara kepada anak disabilitas korban kekerasan
Redaktur & Reporter : Tarmizi Hamdi
- Pesantren Jalan Cahaya Hadirkan Dakwah Inklusif bagi Penyandang Disabilitas
- Dukung Sekolah Rakyat, Gubernur Sherly Tjoanda Siapkan Lahan 10 Hektare
- UMK Academy Pertamina Bawa Mandiri Craft yang Sempat Terpuruk Bangkit Lagi
- Makin Inklusif, BRT Trans Semarang Berkomitmen Perkuat Layanan Disabilitas
- Bukber Pegawai Kemensos, Gus Ipul Serukan Solidaritas dan Kepedulian ke Sesama
- Berkat Program Speling, Banyak Penyakit Terdeteksi Secara Dini