Tiga 'Incumbent' Maju Lagi
Seleksi Calon Pimpinan Komisi Yudisial
Minggu, 15 Agustus 2010 – 07:47 WIB
Seleksi kemarin juga diikuti tiga "incumbent". Yakni orang-orang KY yang masih menjabat namun ikut seleksi lagi. Mereka adalah Koordinator Bidang Hubungan Antar Lembaga Soekotjo Soeparto, Koordinator Bidang Pengembangan Sumber Daya Manusia Chatamarrasjid Ais, dan tenaga ahli Amir Syarifuddin.
Baca Juga:
Ketua KY Busyro Muqoddas mengakui bahwa keikutsertaan mereka merupakan kesepakatan internal pimpinan. Itu, kata dia, adalah bagian dari upaya mempertahankan apa yang telah dicapai KY selama ini. "Kami sepakat harus ada yang tetap di sini (KY, Red.), agar semuanya tidak mulai lagi dari nol," katanya.
Meski begitu, Harkristuti menegaskan bahwa pihaknya tak akan pilih kasih. Semua peserta diperlakukan sama. Bahkan, makalah yang dikoreksi 15 orang dosen dari Universitas Indonesia itu tak bakal mencantumkan nama peserta. Masing-masing makalah dikoreksi tiga orang. "Itu semua dilakukan agar hasilnya tetap obyektif," kata Harkristuti yang juga Dirjen Hak Asasi Manusia Kementerian Hukum dan HAM itu.
Dia menambahkan, seleksi komisioner KY tidak akan langsung mengerucutkan jumlah peserta. Pada seleksi tahap awal, panitia berorientasi pada nilai. Untuk penulisan makalah, mereka yang lolos adalah yang mampu meraih meraih nilai 8 dari skala 1-10. Pada 19 Agustus nama-nama mereka akan diumumkan.
JAKARTA -- Seleksi calon pimpinan Komisi Yudisial (KY) mulai menggelinding. Panitia seleksi (pansel) KY mulai menggelar salah satu tahapan seleksi
BERITA TERKAIT
- Le Minerale Tanam Ratusan Ribu Pohon yang Tersebar di Berbagai Wilayah Indonesia
- Indonesia Punya 106 Ribu Apoteker, 60 Persennya Terkonsentrasi di Jawa
- Banjir Rob Berpotensi Terjadi di Wilayah Ini, BMKG Imbau Masyarakat Waspada
- Ruang Amal Indonesia dan ZIS Indosat Segera Buka Program Amal Vokasi di KITB
- Said PDIP: Ibu Megawati Memang Tulus Bilang Terima Kasih kepada Prabowo, MPR, dan Rakyat
- Kuasa Hukum Tepis Isu Miring Terkait Eks Dubes RI untuk Nigeria Usra Hendra Harahap