Tiga Pengepul Cabai Dibekuk, Harga Mulai Turun

Dia menuturkan, memang sebuah perusahaan itu memiliki kapasitas produksi yang harus dipenuhi. Kapasitas produksi ini membutuhkan bahan baku yang harus aman dalam jangka waktu tertentu.
”Semua itu sedang disusun semua dan benarkan persangkaan ini,” paparnya.
Persangkaan lainnya, memang ada kemungkinan perusahaan menawarkan harga tinggi untuk membeli cabe rawit merah karena ingin mempengaruhi masyarakat.
Misalnya, mengalihkan konsumsi cabai rawit merah ke sambal instan yang dibuat perusahaan.
”Persangkaan ini tentu harus berdasar pada fakta hukum, seperti bukti. Semua itu tentunya perlu berdasarkan kondisi tersebut. Kita lihat saja bagaimana selanjutnya,” papar jenderal berbintang satu tersebut.
Sementara Karopenmas Divhumas Mabes Polri Brigjen Rikwanto mengungkapkan, ada dugaan masih ada pengepul cabe rawit merah yang dengan sengaja menahan komoditi tersebut beredar.
”Yang sengaja membelokkan barang juga masih ada, semua ini masih dalam penelusuran,” terangnya.
Dia memastikan, Bareskrim berupaya untuk mengawasi rantasi distribusi.
Pengusutan kasus monopoli cabai rawit merah ternyata berpengaruh langsung pada harga bumbu pedas itu.
- Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Masih Rp 91.600 Per Kilogram
- Jelang Lebaran, Harga Pangan, Mulai dari Cabai hingga Daging Meroket
- Harga Pangan Hari Ini, Cabai Rawit Merah Tembus Rp 100 Ribu Per Kilogram
- Cabai Rawit Merah Tembus Rp 85 Ribu, Gubernur Luthfi Dorong Pemerataan Pasokan
- Harga Cabai Makin Pedas jelang Lebaran 2025, Daging Sapi Apa Kabar?
- Menjelang Idulfitri, Riyono Caping Minta Harga Cabai Diwaspadai, Jangan Sampai Naik