Tiga Pria Ditangkap Terkait Rencana Penembakan Massal di Melbourne

"Ketiga orang ini warga negara Australia berlatar belakang Turki," jelas Ashton.
Meningkat seminggu terakhir
Ashton menjelaskan ketiga pria berupaya memperoleh senapan semi-otomatis 0,22 dalam beberapa hari terakhir.
"Sekitar pekan lalu, mereka semakin bersemangat," katanya.
Ashton menambahkan bahwa pemberitaan tentang terorisme sedang ramai menyusul kejadian di jalan Bourke Street pekan lalu serta kasus Bourke Street lainnya yang pelakunya sedang disidangkan.
"Saya tidak tahu apakah hal berperan atau tidak. Tapi yang pasti selama seminggu terakhir mereka begitu bersemangat untuk segera melakukan sesuatu," katanya.
Dia menjelaskan dua di antara terduga ini tidak memiliki catatan kriminal, sementara seorang lainnya pernah melakukan pelanggaran lalu-lintas.
Ashton mengakui komunikasi terenkripsi yang dilakukan ketiga pria ini menyulitkan polisi dan badan intelijen memecahkan rencana mereka.
Mendagri Peter Dutton mendorong perlunya UU baru yang akan memudahkan pihak berwenang mengakses pesan seseorang yang dikirim melalui aplikasi terenkripsi.
- Dunia Hari Ini: Presiden Korea Selatan Yoon Suk Yeol Diturunkan dari Jabatannya
- Babak Baru Perang Dagang Dunia, Indonesia Jadi 'Sasaran Empuk'
- Dunia Hari Ini: Barang-barang dari Indonesia ke AS akan Dikenakan Tarif 32 Persen
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana