Tiga Siswa SD Papua Ciptakan Perangkat Simulator Kemudikan Mobil
Terinspirasi Anak-Anak yang Main Game Balapan
Minggu, 07 Oktober 2012 – 00:07 WIB

INOVATIF: (Dari kiri-ke kanan) Stepanus Defi Mahaze, Petrus Mbuan, dan Silvester Jakfu memeragakan cara mengemudi simulator yang mereka buat sendiri di laboratorium Surya Research and Education Center, Serpong (2/10). Foto : Hilmi Setiawan/Jawa Pos
"Jumlah pertanyaan bisa dimodifikasi ragamnya. Jumlahnya juga bisa lebih banyak," tambah Petrus.
Bila pengendara berhasil menjawab seluruh pertanyaan dan mengemudi dengan lancar, pada akhir permainan, ada ucapan selamat. Bunyinya: Selamat!!! Anda dinyatakan telah lulus dalam latihan mengemudi ini. Terima kasih telah bergabung.
Menurut Dr Riza, mengajari siswa yang belum pernah bersentuhan dengan perangkat komputer sama sekali memiliki tantangan yang cukup besar. Sebab, dirinya mesti mengajari tiga bocah itu mulai cara menghidupkan dan mematikan komputer hingga cara mengetik dengan keyboard.
Setelah dianggap bisa, baru kemudian mereka dikenalkan dengan pelajaran pemrograman. "Gurunya harus telaten, sedangkan siswa tidak boleh gampang menyerah," kata dia.
Di tengah ramainya kasus dugaan korupsi pengadaan simulator ujian SIM Korlantas Mabes Polri, tiga siswa SD asal Papua menciptakan alat simulasi mengemudi
BERITA TERKAIT
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara