Tiga Siswa SD Papua Ciptakan Perangkat Simulator Mobil
Jumat, 05 Oktober 2012 – 07:53 WIB

Tiga Siswa SD Papua Ciptakan Perangkat Simulator Mobil
Di bagian atas, ada setir mobil untuk mengoperasikan alat tersebut. Di depannya ada sebuah laptop dan satu unit monitor berukuran 18 inci yang menampilkan rute jalan yang akan dilalui mobil. Sementara itu, di dekat setir, terdapat dua tombol untuk menjawab kuis tentang rambu-rambu lalu lintas yang juga akan muncul di layar monitor.
Stepanus menjelaskan, ide dasar pembuatan alat simulasi mengemudi itu muncul ketika dirinya berjalan-jalan ke sebuah mal di Jakarta, Juli lalu. "Ketika itu, saya melihat sangat banyak anak yang asyik bermain game balapan mobil," ungkapnya.
Dari rasa gumun itulah Stepanus lalu mengajak dua temannya, Petrus Mbuan dan Selvester Jaktu, membuat alat simulasi mengemudi mobil yang mirip mesin game mainan balapan tersebut. Ide Stepanus disetujui pihak sekolah yang didirikan pakar matematika Prof Dr Johanes Surya itu.
Stepanus bersama dua temannya lalu menyiapkan segala sesuatu yang diperlukan di laboratorium sekolah. Awalnya, tidak mudah bagi tiga bocah itu menggarap perangkat simulator untuk mengemudi tersebut. Sebab, dibutuhkan kemampuan membuat hardware dan keahlian menciptakan software-nya.
Di tengah ramainya kasus dugaan korupsi pengadaan simulator ujian SIM Korlantas Mabes Polri, tiga siswa SD asal Papua menciptakan alat simulasi mengemudi
BERITA TERKAIT
- Musala Al-Kautsar di Tepi Musi, Destinasi Wisata Religi Warisan Keturunan Wali
- Saat Hati Bhayangkara Sentuh Kalbu Yatim Piatu di Indragiri Hulu
- Kontroversi Rencana Penamaan Jalan Pramoedya Ananta Toer, Apresiasi Terhalang Stigma Kiri
- Kisah Jenderal Gondrong ke Iran demi Berantas Narkoba, Dijaga Ketat di Depan Kamar Hotel
- Petani Muda Al Fansuri Menuangkan Keresahan Melalui Buku Berjudul Agrikultur Progresif
- Setahun Badan Karantina Indonesia, Bayi yang Bertekad Meraksasa demi Menjaga Pertahanan Negara