Tiga Tahun Puasa Daud, dari Pekalongan Jalan Kaki ke Tanah Suci
Rabu, 31 Mei 2017 – 00:05 WIB

Ayah kandung Khamim, Solichin, saat menceritakan awal perjalanan Aim menuju Tanah Suci. Foto: MUHAMMAD HADIYAN/RADAR PEKALONGAN/JPNN.com
"Saya pasrahkan semuanya pada Gusti Allah, semoga sehat-sehat saja," terangnya.
Sekadar diketahui, Aim berangkat dari rumahnya di Kecamatan Wonopringgo, Pekalongan, pada tanggal 28 Agustus 2016 sekitar pukul 22.00 WIB. Kini Aim dikabarkan telah tiba di Timur Tengah.
Kisah Aim viral di media sosial. Kisahnya diceritakan dari satu akun ke akun lain.
Banyak pertanyaan yang belum terjawab, seperti bagaimana Aim mengurus visa setiap melintasi satu negara.
Solichin belum bisa menjelaskan detail karena dia juga hanya menerima update kabar perjalanan Aim dari teman-teman putranya tersebut. (*)
Mochammad Khamim Setiawan (29) nekat berjalan kaki dari kampung halaman, Pekalongan, Jateng, ke Mekah Arab Saudi untuk berhaji. Pemuda asal Kota
Redaktur & Reporter : Soetomo
BERITA TERKAIT
- Bank Aladin Syariah Permudah Pendaftaran Haji Secara Digital
- Program Desalinasi Gubernur Jateng Berhasil, 250 KK di Pekalongan Menikmati Air Minum Gratis
- IPHI Dorong Pembentukan Komite Tetap Haji, Ini Alasannya
- BPKH Limited Luncurkan 60 Unit Bus Baru untuk Layanan Jemaah Haji dan Umrah
- RUU Penyelenggaraan Haji dan Umrah Perlu Partisipasi Publik demi Tata Kelola yang Adil
- BPKH Temui Pengurus PBNU, Minta Dukungan Terkait Revisi UU Pengelolaan Keuangan Haji