Tim Ahok-Djarot Terima 2000 Aduan
Sabtu, 18 Februari 2017 – 12:08 WIB

Basuki Tjahaha Purnama alias Ahok melakukan pencoblosan di TPS 54, Pluit, Jakarta Utara, Rabu ( 15/2/17). FOTO : FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS
Sebelumnya, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri juga mengungkapkan banyak warga yang tidak bisa menggunakan hak pilihnya dengan berbagai alasan.
Karenanya dia sudah melaporkan kepada Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo terkait permasalahan ini.
"Menurut saya, kita tahu Indonesia negara hukum sehingga hak warga negara secara hukum itu sama," kata Mega di kediamannya, Kebagusan, Jakarta Selatan, Rabu (15/2). (boy/jpnn)
Tim Advokasi Ahok-Djarot sudah menerima 2000 pengaduan warga yang kesulitan maupun tidak bisa mencoblos di pilkada DKI Jakarta Rabu 15 Februari 2017
Redaktur & Reporter : Boy
BERITA TERKAIT
- Siap Menangkan RIDO jika Pilkada Jakarta 2 Putaran, PP DKI Ajak Anak Muda Gunakan Hak Suara
- 42 Persen Pemilih Golput di Pilgub Jakarta 2024, Terbanyak Memilih saat Anies vs Ahok
- Anies Dukung Pramono – Rano Karno, Brando Susanto: Jakarta Jadi Contoh Demokrasi yang Sejuk
- Sukarelawan PMJ Ajak Warga Jakarta Tak Pilih Pemimpin yang Melukai Hati Umat
- 7 Hari Jelang Pencoblosan Pilkada, Hasto: Banyak Kandidat dari PDIP Berasal dari Rakyat
- Pemuda Pancasila Dukung RIDO di Pilkada DKI Karena Diyakini Mumpuni