Tim Hukum RIDO Kecam Persekusi yang Dialami Sukarelawannya yang Pasang Stiker

jpnn.com - Tim Hukum Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) mengecam tindakan persekusi dan pemukulan terhadap relawannya yang memasang stiker.
Peristiwa persekusi itu terekam dalam sebuah video dan beredar di media sosial. Kejadian itu diduga dilakukan oleh pendukung Cagub-Cawagub DKI Jakarta nomor urut 3 Pramono Anung-Rano Karno.
Video itu menunjukkan relawan RIDO itu sedang memasang stiker di sejumlah titik permukiman warga.
Stiker yang dipasang berupa pertanyaan atas siapa yang dipilih dalam Pilgub Jakarta 2024. Terdapat wajah RK-Suswono yang disandingkan dengan Presiden Prabowo Subianto bertuliskan "Gubernur Pilihan Prabowo".
Lalu, di sebelahnya terdapat wajah Pramono-Rano dan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri dengan tulisan "Gubernur Pilihan Megawati".
Menanggapi hal itu, Tim Hukum RIDO Rimhot Siagian mengatakan tindakan persekusi terhadap warga yang memasang stiker ajakan memilih dalam pilkada Jakarta tidak dibenarkan.
“Pemasangan stiker itu tidak ada pelanggaran kampanye dan bukan juga kampanye hitam,” ucap Rimhot dalam keterangannya, Minggu (24/11).
Menurut dia, stiker itu tidak melanggar aturan kampanye karena menyajikan pertanyaan memilih siapa.
Tim Hukum Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) mengecam tindakan persekusi dan pemukulan terhadap pendukungnya yang memasang stiker Pilkada.
- Komitmen Prabowo Berantas Korupsi Diapresiasi
- Langkah Tegas Prabowo Menyelamatkan BUMN Bukan Omong Kosong
- Rahmat Saleh Ingatkan Pemerintah Soal Anggaran Pengamanan PSU
- Ke Magelang, Prabowo Akan Pimpin Parade Senja di Retret Kepala Daerah
- Ahli Kepemiluan Usul Ambang Batas Maksimal 50 Persen di Pilpres dan Pilkada
- Ini Respons Prabowo soal Kasus Pertalite Dioplos Jadi Pertamax