Tim IT Dilibatkan dalam Perburuan Wakil Bupati DPO

jpnn.com - jpnn.com - Jajaran Kepolisian Polres Cirebon Kabupaten telah mengkunci nomor telepon milik kerabat terdekat yang kerap menjalin komunikasi dengan Wakil Bupati Tasyiya Soemadi Al Gotas, yang saat ini masih menjadi buronan .
Hal tersebut dikatakan oleh Wakapolres Kompol Bonifacius Surono. Dia mengatakan bahwa dalam pencarian terduga buronan Kejaksaan Negeri Sumber tersebut, pihaknya telah menganggandeng tim IT.
"Tim pencari terduga DPO sudah berkerak, bahkan kami juga kordinsai dengan Tim IT untuk menyelidiki yang bersangkuta, "katanya saat dimintai keterangan di ruangannya, Senin (20/2)
Masih dikatakan Wakapolres, selain melakukan pelacakan terhadap nomor milik yang terduga, melalui akun sosial Facebook juga menurutnya melakukan pelacakan. Bahkan Tim IT juga melakukan penyelusuran terhadap kerabat terdekat yang kerap berkomunikasi dengan sang buron.
Disinggung terkait beberapa orang terdekat yang dilakukan penyelidikan, pihaknya tidak bisa berkomentar, lantaran penyelidikan ini sedang berlangsung. "Ya pokoknya ada beberapa orang terdekat yang kami telusuri," katanya.
Selain menganggandeng Tim IT, pihaknyapun telah mengirimkan surat edaran terduga DPO ke Polda Jawabarat untuk melakukan pencarian yang bersangkutan, karena yang bersangkutan lokasinya berubah-rubah.
"Untuk sementara ini yang terduga sudah berpindah-pindah, oleh karena itu kami meminta bantuan ke Polda Jawa Barat," katanya. (arn)
Jajaran Kepolisian Polres Cirebon Kabupaten telah mengkunci nomor telepon milik kerabat terdekat yang kerap menjalin komunikasi dengan Wakil
Redaktur & Reporter : Adil
- Masuk DPO, Terpidana Korupsi Dana KUR Ditangkap Kejaksaan
- Eks Hakim MK Tak Setuju Kewenangan Kejaksaan Mengusut Korupsi Dihapus
- Mahasiswa Bali Tolak Asas Dominus Litis yang Rawan Intervensi Politik
- Soal Imunitas Jaksa, BEM FH UBK Sebut Ada Potensi Penyalahgunaan Wewenang
- Pengamat Bandingkan Imunitas Jaksa dengan Rakyat Biasa saat Hadapi Kasus Hukum
- Ketua BEM FH UBK Soal Imunitas Jaksa: Mereka Bisa Jadi Lembaga Super Power