Tim Kirab Satu Negeri Ajak Masyarakat Junjung Persatuan

Di Bumi Pamahanusa itu, tim melakukan bakti sosial dengan melibatkan komunitas Kalibar Masohi. Selanjutnya tim juga melakukan pengobatan gratis di Dusun Rohua, Desa Sepa, Kabupaten Maluku Tengah.
Setelah empat hari di Bumi Pamahanusa, rombongan Kirab Satu Negeri akhirnya bertolak ke ibu kota Maluku, yaitu Ambon.
Selama di sana, tim melakukan berbagai kegiatan seperti donor darah di Universitas Pattimura Ambon bekerja sama dengan Unit Donor Darah Kota Ambon.
Selanjutnya tim melakukan kegiatan Malam Apresiasi Kirab Satu Negeri serta doa bersama dan penggalangan dana untuk korban gempa Palu dan Donggala, Sulawesi Tengah.
Di setiap kota yang disinggahi, tim Kirab Satu Negeri selalu mengingatkan pentingnya mengukuhkan konsensus kebangsaan, yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI.
"Saat ini kami melihat ada sekelompok kecil yang mulai mempertanyakan konsensus kebangsaan. Melalui Kirab Satu Negeri ini kami ingin mengajak masyarakat untuk menjunjung tinggi persatuan dalam bingkai NKRI. Kami juga ingin menegaskan bahwa kita ini sama. Sama sebagai bangsa yang cinta tanah air dengan berbagai perbedaan,” kata Masyhuri. (jpnn)
Tim Kirab Satu Negeri GP Ansor menggelar Apel Pelepasan Pataka Bendera Merah Putih tepat pada Hari Kesaktian Pancasila, 1 Oktober 2018.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- LBH GP Ansor Perintahkan Wilayah & Cabang Dampingi Mahasiswa Pendemo yang Belum Kembali
- Teror Kepala Babi untuk Jurnalis Tempo, GP Ansor Kecam Intimidasi terhadap Kebebasan Pers
- GP Ansor Sebut RUU TNI Masih Sejalan dengan Semangat Reformasi
- GP Ansor Luncurkan LMS Ansor University untuk Wujudkan Indonesia Emas 2045
- Polarisasi Berbasis Identitas Makin Tajam, Ketum GP Ansor: Stabilitas Ekonomi Harus Dijaga
- Festival Imlek Asian, GP Ansor Luncurkan Chinese Learning Center & Positif Game Ecosystem