Tim SAR Tutup Operasi Pencarian, Padahal Masih Ada Korban Tertimbun Longsor

"Pencarian dilakukan di titik longsor tetapi sampai di kedalaman lima meter korban masih belum ditemukan," ungkapnya.
Dede menjelaskan, proses pencarian Tim SAR Gabungan terkendala cuaca dan medan di lokasi kejadian. Hujan yang mengguyur tanah longsor, membuat area penggalian merubah kontur tanah jadi berlumpur. Selain itu lokasi lubang tambang kini mulai digenangi air.
"Pihak perusahaan juga sudah menyedot air yang menggenangi lubang tambang," ucapnya.
Pihaknya juga sudah mengerahkan alat canggih pendeteksi keberadaan korban. Namun alat tersebut dinilai kurang efektif dan korban juga tidak kunjung termonitor.
"Operasi memang ditutup dan kami serahkan ke pihak perusahaan. Tetapi apabila kami diminta untuk kembali mencari, maka kami akan lanjutkan operasi pencariannya," tandasnya. (mcr14/jpnn)
Tim SAR tidak berhasil menemukan jasad Santok yang tertimbun tanah longsor di area pertambangan milik PT PMJ di Tanah Tidung, Kalimantan Utara.
Redaktur : Elfany Kurniawan
Reporter : Arditya Abdul Aziz
- Cari Wisatawan Hilang di Pangandaran, Tim SAR Gabungan Bentuk 2 Tim
- Bocah 11 Tahun Hilang Saat Berenang di Pantai Sayang Heulang, Tim SAR Melakukan Pencarian
- Kepala Basarnas Tinaju Arus Mudik Lebaran 2025 di Rest Area Km 57 Tol Cikampek Utama
- Longboat Membawa 5 Orang Tenggelam, 3 Penumpang dalam Pencarian
- Relawan Tahalele
- Bocah Hilang di Dermaga Nelayan Babel Ditemukan Sudah Meninggal Dunia