Tim Siber Pungli OTT Kasatker Pelabuhan Batuampar

"Walau uang untuk negeras sudah dibayarkan, pihak satker pelabuhan masih tetap meminta uang lagi," kata jendral bintang dua itu.
Uang pelicin yang diminta oleh satker pelabuhan itu, kata Sam sebanyak Rp 10 juta. "Untuk dapat membongkar (mengeluarkan) module tersebut dari tempat produksi yang berlokasi di Kawasan Industri Batuampar," ungkap Sam.
Mengenai status Adil, Sam mengatakan pihaknya masih melakukan pendalam dan pengembangan terhadap kasus tersebut.
Dari pantauan Batam Pos, Adil ditangkap pada Senin (8/7) di salah satu hotel kawasan Batuampar, saat sedang transaksi pembayaran uang pelicin bongkar muat tersebut.
Saat diamankan Adil pasrah, setelah itu pihak kepolisian membawanya ke Polsek Batuampar untuk dilakukan pemeriksaan secara intensif.
Selama satu jam pemeriksaan di Polsek Batumpar, sekitar pukul 17.00 penyidik membawa Adil ke Kantor Pelabuhan Satker Batuampar. Disana pihak kepolisian kembali mememeriksa dan menanyakan beberapa pertanyaan.
Sekaligus mencari dokumen-dokumen yang dibutuhkan. Setengah jam berada di dalam kantor tersebut, polisi membawa Adil ke Mapolda Kepri.
Operasi Tangkap Tangan Pungli kali ini, dipimpin langsung oleh Ditreskrimsus Polda Kepri Kombes Pol Budi Suryanto bersama dengan Kasubdit III Ditreskrimsus AKBP Arif Budiman.
Tim Siber Pungli Polda Kepri meringkus satu orang terduga pungli di Pelabuhan Batuampar, pada Senin (8/5).
- Pelaku Pungli di Pantai Carita Ditangkap Polisi
- Mengantisipasi Pungli di Tempat Wisata, Pemprov Jabar Sebar Tim Saber
- Brando Susanto: Perang Terhadap Pungli di Jakarta Dimulai Dari Mudik Gratis Pemprov Jakarta
- RUU KUHAP Bolehkan Lapor Polisi Via Medsos, Sahroni: Mudah dan Antipungli!
- Gemerlap Danantara
- Kementrans Siapkan Barelang Jadi Pilot Project Kawasan Transmigrasi Terintegrasi