Tim Voli Putri Indonesia Janji Lebih Kuat Lawan Filipina di ASEAN Grand Prix 2022

Sejauh ini meski sudah mengantongi dua kali kekalahan, rasio poin Indonesia masih yang terbaik sebesar 0,693 berbanding milik Filipina 0,633.
Melihat hasil itu, pelatih tim voli putri Indonesia Alim Suseno terus memotivasi anak asuhannya untuk bisa meraih tempat ketiga.
Dirinya berjanji akan membenahi beberapa kesalahan yang masih sering dilakukan. Menurut nahkoda Bandung bjb Tandamata itu menyebut masih harus mengurangi kesalahan tidak perlu mulai dari serve, receive hingga blocking.
Jika hal tersebut dibenahi, bukan tidak mungkin Indonesia meraih tempat ketiga dalam turnamen ASEAN Grand Prix 2022.
"Anak-anak harus bisa tampil lebih ngotot lagi. Masih banyak yang harus dibenahi," ungkap Alim.
Melihat rekor pertemuan terakhir, Indonesia mampu mengalahkan Filipina pada perebutan medali perunggu SEA Games 2021.
Pada laga yang digelar di Dai Yen Sports Arena, Quang Ninh, Sabtu (21/5/2022) saat itu, Indonesia mampu mengalahkan Filipina dengan skor 3-1 (25–21, 22–25, 25–19, 25–21).
Hasil tersebut sejatinya seharusnya bisa menjadi motivasi Wilda Nurfadhilah dan kawan-kawan untuk bisa mengunci tempat ketiga di turnamen antar negara Asia Tenggara tersebut.(pbvsi/mcr16/jpnn)
Tim voli putri Indonesia dalam posisi sulit seusai menelan kekalahan kedua dari Thailand di ASEAN Grand Prix 2022
Redaktur : Sutresno Wahyudi
Reporter : Muhammad Naufal
- Final Liga Voli Korea: Tim Megawati Menelan Kekalahan Kedua
- 2 Gempa Dahsyat Guncang Myanmar, Getarannya Runtuhkan Gedung di Thailand
- ICHITAN Hadirkan Sensasi Cokelat Premium di Hari Valentine
- Proliga 2025: Popsivo Polwan Dipaksa Membumi Seusai Kalah dari Pertamina Enduro
- Jakarta Pertamina Enduro Ukir Sejarah, Tren 10 Kemenangan Popsivo Polwan Runtuh
- Sudah Jatuh Tertimpa Tangga, Bandung BJB Tandamata Gagal ke Final Four Proliga 2025