Timnas AMIN Bachtiar Chamsyah: Ini Bukan Kebencian, Tetapi Memikirkan Nasib Bangsa

Dia mengajak warga Bogor mendukung perubahan menuju Indonesia yang lebih adil, makmur dan sejahtera.
"Indonesia sedang tidak baik-baik saja, Indonesia membutuhkan perubahan," ujar Hendry.
Dia juga mengatakan perubahan itu bukan kata-kata tetapi gagasan, semangat dan perjuangan.
"Harus berjuang menghadapi tantangan dari mereka-mereka yang ingin mempertahan kekuasaan," katanya.
Sementara itu penasihat Timnas Pemenangan AMIN Bachtiar Chamsyah menyampaikan kerisauannya jika pasangan Prabowo-Gibran menang Pilpres 2024.
"Kalau Prabowo berhalangan sehingga Gibran yang menggantikan bisa kacau ini," kata politikus senior yang sudah berusia 78 tahun tersebut.
Bachtiar Chamsyah sudah beberapa kali jadi anggota DPR RI dan menteri itu khawatir kalau pasangan AMIN kalah maka masa depan bangsa akan suram.
"Ini bukan kebencian tetapi karena memikirkan nasib anak-anak bangsa," ucapnya.
Penasihat Timnas Pemenangan AMIN Bachtiar Chamsyah risau, dia menyebut hal yang disampaikan bukan kebencian tetapi karena memikirkan nasib bangsa.
- Ikuti Jejak Anies, Pramono Gratiskan Pajak Rumah dengan NJOP di Bawah Rp 2 Miliar
- Gerakan Rakyat Bakal Jadi Parpol, Lalu Dukung Anies, Pengamat Ungkap Indikasinya
- Pram-Rano Buka Kemungkinan Lanjutkan Pembangunan ITF Sunter yang Digagas Anies
- BKN Sebut Kritikan Said Didu soal PIK 2 Tanpa Data
- Pramono Tegaskan Tak Akan Pakai TGUPP seperti Zaman Anies
- Survei Indikator: Elektabilitas Prabowo Jauh Tinggalkan Anies & Ganjar