Tingkat Kenaikan Harga Properti di Melbourne Melebihi Sydney

Kenaikan harga properti di Melbourne telah melampaui kenaikan harga rumah-rumah di Sydney. Tetapi harga rumah properti di Melbourne masih belum setinggi di Sydney.
Dari data yang dikeluarkan perusahaan jasa keuangan dan properti di Australia, CoreLogic RP, menunjukkan harga properti di Melbourne pada Januari 2016 telah meningkat hingga 2,5 persen.
Sementara di kota Sydney, kenaikan harga properti berada di titik 0,5 persen.
Dari data ini bisa dikatakan Melbourne mengalami kenaikan harga properti yang sangat cepat, yakni 11 persen, jika dilihat dari tahun ke tahun. Sebaliknya, di Sydney kenaikan harga properti telah melambat, bahkan mencapai titik 10,5 persen, atau paling terendah dalam 29 bulan terakhir.
"Kami telah melihat harga properti di Sydney secara konsisten menurun sejak Juli 2015, saat biasanya peningkatan mencapai 18 persen per tahun," ujar Tim Lawless, salah satu direktur CoreLogic RP.
"Harga properti di Melbourne juga telah melambat, tetapi tidak sebanyak di Sydney... kita bisa melihatnya dari sejumlah indikator, misalnya lelang rumah di Melbourne secara konsisten lebih tinggi dibandingkan di Sydney," tambahnya.
Sementara tingkat kenaikan harga properti di Canberra di bulan Januari mencapai 2,8 persen, sehingga bisa mencapai 6 persen per tahun. Harga properti di Hobart melonjak mencapai 4,7 persen dengan kenaikan tahunan mencapai 2,3 persen.
Brisbane dan Adelaide mencatat peningkatan harga properti yang cenderung melambat, sedangkan tingkat kenaikan harga Perth dan Darwin cenderung menurun, baik secara bulanan, maupun tahunan.
Kenaikan harga properti di Melbourne telah melampaui kenaikan harga rumah-rumah di Sydney. Tetapi harga rumah properti di Melbourne masih belum setinggi
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Paus Fransiskus, Pemimpin Gereja Katolik yang Reformis, Meninggal Dunia pada Usia 88 tahun
- Dunia Hari Ini: PM Australia Sebut Rencana Militer Rusia di Indonesia sebagai 'Propaganda'
- Sulitnya Beli Rumah Bagi Anak Muda Jadi Salah Satu Topik di Pemilu Australia
- Rusia Menanggapi Klaim Upayanya Mengakses Pangkalan Militer di Indonesia
- Dunia Hari Ini: Siap Hadapi Perang, Warga Eropa Diminta Sisihkan Bekal untuk 72 Jam
- Rusia Mengincar Pangkalan Udara di Indonesia, Begini Reaksi Australia