Tingkat Kepuasan Terhadap Kinerja Ahok-Djarot Meningkat

jpnn.com - JAKARTA - Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Sirojudin Abbas menduga tingginya elektabilitas pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat dipengaruhi tingkat kepuasan warga DKI terhadap kinerja pasangan petahana tersebut.
"Dari hasil survei yang kami lakukan, 75 persen warga masyarakat menyatakan cukup atau sangat puas dengan kinerja Ahok. Persentase tersebut meningkat lima persen dari survei yang kami lakukan Agustus lalu," ujar Sirojudin saat merilis hasil survei SMRC, Kamis (20/10).
Kepuasan masyarakat kata Sirojudin, juga tercermin dalam hal penilaian pada kondisi sarana dan prasarana yang ada di DKI Jakarta saat ini.
Mayoritas warga menilai kondisi puskesmas atau rumah sakit yang ada sudah cukup baik, yakni 92 persen.
Kemudian pelayanan di kecamatan/kelurahan (90 persen), gedung sekolah (90 persen). Lalu air bersih (89 persen), jaringan listrik (89 persen), kondisi jalan (88 persen) dan kebersihan serta pengelolaan sampah (80 persen).
"Yang rendah hanya kondisi kelancaran transportasi (49 persen). Selain itu, langkah-langkah Ahok membenahi Jakarta juga diapresiasi warga. Sekitar 70 persen warga menyatakan puas dengan kinerja Pemprov DKI dalam menangani banjir," ujar Sirojudin.
Kemudian 79 persen menyatakan puas dengan kinerja Pemprov DKI dalam menangani sampah dan 51 persen menyatakan yakin program beasiswa bagi keluarga miskin berjalan dengan baik.
"Yang masih rendah adalah kinerja Pemprov dalam menangani kemacetan. Hanya 22 persen warga yang menyatakan puas dengan kinerja menangani kemacetan," ujar Sirojudin.
JAKARTA - Direktur Eksekutif Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) Sirojudin Abbas menduga tingginya elektabilitas pasangan Basuki Tjahaja
- Ahmadi Nur Supit Isyaratkan Regenerasi di SOKSI
- Banyak Gugatan Hasil Pilkada 2024, Legislator PDIP Kritik Kerja KPU
- Dana Otsus Kena Pemotongan, Senator Filep Wamafma Sampaikan 4 Poin Pandangannya
- Ketua KPU Ungkap Kebutuhan Anggaran RP 486 Miliar Buat PSU Pilkada
- Rahmat Saleh Ingatkan Pemerintah Soal Anggaran Pengamanan PSU
- Deddy Sitorus PDIP Mengajak Mengundurkan Diri secara Massal, Waduh