Tingkat Produktivitas Sentra Padi, Serikat Petani Minta Pemerintah Perhatikan Masalah Ini

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Umum Serikat Petani Indonesia (SPI) Henry Saragih menyambut baik panen raya padi satu juta hektare bulan ini di berbagai daerah di Indonesia.
Dia menilai panen tahun ini cukup bagus, karena beberapa sentra padi mengalami kenaikan produktivitas.
"SPI menyambut baik panen raya satu juta hektare tahun ini. Artinya beras kita akan dalam posisi aman atau berkecukupan. Tentu saya kira tidak cukup hanya sampai di sini, karena ke depan produktivitasnya perlu ditingkatkan lagi," ujar Henry Saragih melalui keterangan yang diterima, Selasa (14/3).
Dalam kesempatan tersebut, Henry meminta agar pemerintah menambah porsi anggaran pupuk organik sebagai alternatif atas langkanya pupuk kimia.
Terlebih harga pupuk kimia terlampau mahal akibat berbagai hal.
Salah satunya akibat kenaikan BBM tahun lalu dan perang Rusia Ukraina yang berdampak langsung pada tingginya harga pupuk.
"Akibat langkanya pupuk di beberapa tempat sangat berdampak dan mempengaruhi pola produksi. Saya kira Ini perlu diperhatikan. Saya kira kalau masalah ini diperhatikan bisa memantik semangat petani kita untuk menanam lebih giat lagi," ujar Henry.
Selain itu, Henry mengatakan perlunya penegasan pemerintah mengenai harga eceran tertinggi untuk beras.
Serikat Petani Indonesia mendorong perlu ditingkatkannya produktivitas sentra padi dengan meminta pemerintah memperhatikan masalah ini dan mencarikan solusinya
- Bulog Terus Pantau Penyerapan Gabah & Beras Meski Libur Lebaran
- Hari Kedua Lebaran, Mentan Tancap Gas Turun Lapangan Sidak 4 Gudang Bulog di Sulsel
- Bulog Cetak Penyerapan Gabah Petani Capai 725.000 Ton, Rekor Tertinggi 10 Tahun Terakhir
- Serapan BULOG Melonjak 2.000 Persen, Hendri Satrio: Dampak Tangan Dingin Mentan Amran
- Petrokimia Gresik Siapkan Pupuk 431 Ribu Ton saat Lebaran, Stok Aman
- Hadapi Puncak Panen, Bulog Jatim Optimalisasi Sarana Pengeringan dan Pengolahan