Tingkatkan Keselamatan Penerbangan,Dirjen Udara Minta..

Agus juga mengingatkan untuk semua pemegang AOC, OC dan PSC 141 wajib mengimplementasikan regulasi secara konsisten.
Untuk pengelola bandara, Agus mengingatkan agar comply terhadap CASR 139 dalam hal inspeksi dan perawatan runway (rubber deposit removal, overlay tepat waktu, overlay weakspot, dan monitoring foreign object debris).
"Tidak ada alasan untuk mengundurkan jadwal hingga melebihi jatuh tempo pengukuran kekesatan runway karena menunggu giliran pemeriksaan oleh Balai Tenik Penerbangan," terang dia.
Untuk meningkatkan pelayanan keselamatan, maka bandara diberikan tugas memberikan informasi ketinggian air di permukaan runway secara real time, yang diteruskan ke ATC dan selanjutnya diinformasikan kepada pilot.
"Terkait pengelola navigasi penerbangan harus segera melakukan pemasangan peralatan navigasi yang sesuai standar di daerah Indonesia Bagian Timur mengingat jumlah peralatan navigasi di lokasi tersebut masih kurang," terang dia.
Sementara terkait BMKG diminta melakukan pemutakhiran informasi cuaca dalam mendukung pengoperasian pesawat udara di Papua, mengingat cuaca di daerah tersebut rentan perubahan.(chi/jpnn)
Direktur Jenderal Perhubungan Udara Agus Santoso mengingatkan ada beberapa hal yang perlu diperhatikan oleh para pemangku kepentingan penerbangan
Redaktur & Reporter : Yessy
- Arus Mudik Lebaran 2025, Penumpang di Bandara SMB II Palembang Diprediksi Melonjak
- Cuaca Buruk Berpotensi Ganggu Penerbangan Saat Mudik Lebaran 2025
- Saudia Airlines Buka Rute Penerbangan Bali-Jeddah, Fly DBA: Bukti Keseriusan
- Izin Belum Beres, Penerbangan Fly Jaya ke Karimunjawa Ditunda hingga Juli 2025
- Puncak Nataru, Garuda Indonesia Group Menerbangkan 77.552 Penumpang
- NIPPON PAINT Bersama PPI Curug Hadirkan Aviation Discovery Day