Tiongkok Makin Brutal, Australia Beri Kemudahan Bagi Warga Hong Kong Jadi Penduduk Tetap

"Dampak paling besar dari keputusana yang kita buat hari ini adalah bagi sekitgar 10 ribu orang yang sudah berada di Australia," katanya.
"Jalur pengungsi dan kemanusiaan tetap terbuka bagi mereka yang mencoba mendaftar melalui cara tersebut dan ini tersedia bagi semua orang di seluruh dunia."
Hong Kong baru-baru ini menyetujui UU Keamanan Nasional baru yang akan menghukum mereka yang menunjukkan penentangan terhadap kekuasaan China.
Pengesahan hukum ini sudah mendapat banyak penentangan dan juga penahanan oleh pihak berwenang.
Australia adalah bagian dari sejumlah negara yang mengecam aturan baru yang diterapkan paksa oleh pemerintah China tersebut.
PM Morrison juga membekukan perjanjian ekstradisi, karena hukum baru tersebut mengubah "secara mendasar" sistem Satu Negara Dua Sistem yang diterapkan di Hong Kong selama ini.
Ada kekhawatiran bila perjanjian esktradisi dengan Hong Kong tetap berlaku, bisa membuat mereka yang diekstradisi menghadapi tuntutan di China.
Peringatan perjalanan untuk Hong Kong juga sudah diperbarui dan sekarang warga Australia mendapat peringatan jika mereka yang mengunjungi kota tersebut akan "menghadapi kemungkinan lebih besar untuk ditahan berdasarkan alasan keamanan nasional yang tidak jelas".
Australia akan menawarkan jalur bagi warga Hong Kong untuk menjadi 'permanent resident' (PR) dan menghentikan persetujuan ekstradisi, sebagai jawaban atas tindakan China yang menekan kebebasan warga Hong Kong
- Warga Indonesia Rayakan Idulfitri di Perth, Ada Pawai Takbiran
- Kaya Susah
- Daya Beli Melemah, Jumlah Pemudik Menurun
- Dunia Hari Ini: Mobil Tesla Jadi Target Pengerusakan di Mana-Mana
- Kabar Australia: Pihak Oposisi Ingin Mengurangi Jumlah Migrasi
- Dunia Hari Ini: Unjuk Rasa di Turki Berlanjut, Jurnalis BBC Dideportasi