Tiongkok Masih Kalah Jauh dari Amerika Serikat Dalam Hal ini
jpnn.com, BEIJING - Tiongkok masih kalah jauh dari Amerika Serikat dalam hal anggaran militer.
Hal tersebut bahkan diakui oleh juru bicara militer Tiongkok Kolonel Senior Wu Qian.
Dia mengaku besaran anggaran pertahanan negaranya masih lebih rendah dibandingkan anggaran militer Amerika Serikat.
“Meskipun setiap tahun ada kenaikan, anggaran militer Tiongkok relatif rendah dibandingkan dengan AS,” ujar pejabat militer berpangkat bintang satu itu di Beijing, Kamis (10/3).
Namun, menurut juru bicara delegasi Tentara Pembebasan Rakyat (PLA) pada Sidang Parlemen Dua Sesi tersebut, anggaran itu akan digunakan secara maksimal.
Antara lain untuk pelatihan dan peningkatan kemampuan personel keamanan, serta modernisasi peralatan militer.
Dalam pembukaan sidang parlemen pada Sabtu (5/3), Perdana Menteri Li Keqiang mengusulkan kenaikan anggaran pertahanan sebesar 7,1 persen menjadi 1,45 triliun yuan (Rp 3,28 kuadriliun).
Anggaran militer Tiongkok pada 2021 naik 6,8 persen dan pada tahun fiskal 2020 meningkat sebesar 6,6 persen.
Tiongkok ternyata masih kalah jauh dari Amerika Serikat dalam hal anggaran militer.
- Amerika dan Inggris Tambah Anggaran Militer, Kok China Tersinggung?
- Kunjungan Biden ke Ukraina Mengagetkan Amerika, Begini Cara Gedung Putih Merahasiakannya
- Demi Ambisi Militer Kelas Dunia, China Rekrut Sarjana Teknik Jadi Tentara
- Rayakan HUT Tentara Pembebasan Rakyat, China Ancam Negara Ini
- China Tutup LCS, Penerobos Bakal Berhadapan dengan Tentara Pembebasan Rakyat
- Paspampres AS Kebobolan, Biden Terpaksa Diungsikan, Mencekam!