Tirulah Tim Uber Korea
Minggu, 16 Mei 2010 – 03:11 WIB

JUARA UBER - Kegembiraan Tim Uber Korea yang meraih Uber Cup 2010 setelah menaklukan tim kuat Tingkok 3-1 di Stadium Putra Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Sabtu (15/5). Foto: Muhamad Ali/Jawa Pos.
KUALA LUMPUR - Korea membuat sejarah baru. Untuk kali pertama, tim Negeri Gingseng tersebut membawa pulang Piala Uber sebagai lambang supremasi persaingan bulutangkis wanita dunia. Mereka mengalahkan Tiongkok 3-1 pada partai final di Stadium Putra, Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Sabtu (15/5) kemarin. Pada final Uber kemarin, Korea langsung menggebrak sejak pertandingan perdana. Tunggal pertama mereka, Seung Hee Bae, mengalahkan peringkat satu dunia, Wang Yihan, dua game langsung. Tiongkok yang akan bangkit pada ganda pertama juga gagal. Itu terjadi setelah pasangan Lee Hyo Jung/ Kim Min Jung mengalahkan Ma Jin/Wang Xiaoli dengan skor 2-1.
Kemenangan Korea kemarin membuktikan bahwa tidak ada yang tidak mungkin. Sebab, kekuatan dua tim tersebut sebenarnya sangat jomplang. Hampir semua wakil Tiongkok memiliki peringkat yang lebih baik daripada Korea. Kalau Korea belum pernah juara, Tiongkok telah melakukannya 11 kali. Enam di antaranya dibukukan secara beruntun dalam enam edisi terakhir.
Baca Juga:
Seharusnya, tim Thomas Indonesia bisa menjadikan sukses Korea itu sebagai pelajaran. Mereka tidak boleh kalah sebelum bertanding. Selama tidak kenal menyerah dan selalu berjuang menunjukkan permainan terbaik, Taufik Hidayat dkk tetap memiliki peluang untuk membawa pulang gelar juara.
Baca Juga:
KUALA LUMPUR - Korea membuat sejarah baru. Untuk kali pertama, tim Negeri Gingseng tersebut membawa pulang Piala Uber sebagai lambang supremasi persaingan
BERITA TERKAIT
- PSG Juara Liga Prancis, Enrique: Kami Benar-Benar Pantas Mendapat Trofi Ini
- Jadwal Pekan ke-28 Liga 1: Semen Padang Tak Punya Waktu
- Madura United Vs Persija 1-0: Kemenangan Bersejarah
- F1: Max Verstappen Jadi Raja di GP Jepang
- Madura United Vs Persija: Cek Klasemen, Persis Bisa Tergusur
- 3 Algojo Penalti Real Madrid Melempem, Ancelotti Pusing