Tjiptardo Bantah Dicopot Karena Kasus Gayus

Tjiptardo Bantah Dicopot Karena Kasus Gayus
Tjiptardo Bantah Dicopot Karena Kasus Gayus
"Itu urusan hukum, jadi silahkan ditelusuri, diungkap. Sebagai warga negara, kalau memang diperlukan untuk mengungkapkan kebenaran, tentu wajib saya datang. Kita tetap bekerjasama dengan kepolisian. Soal laporan PPATK, sejak zaman Sri Mulyani sudah kita serahkan ke Irjen dan KITSDA kalau memang ada yang dianggap tidak wajar," jelas Tjiptardjo.

Termasuk pengakuan Gayus mengenai banyaknya pejabat Ditjen Pajak yang terlibat dalam lingkaran kasusnya, Tjiptardjo pun membuka diri kepada aparat penegak hukum untuk mengusutnya. "Dari dulu kita selalu terbuka. Boleh dia (Gayus) ngomong apa. Pejabat pajak juga sudah banyak yang diperiksa, ya silahkan saja diperiksa sampai level apapun. Omongan Gayus harus terbukti dan dicek kebenarannya. Selama ini kalau polisi minta data selalu kita berikan," kata Tjiptardjo.

Saat ditanyakan aktifitasnya setelah tidak lagi menjabat sebagai Ditjen Pajak, Tjiptardjo mengaku akan menikmati masa pensiunnya. Selama ini waktunya telah banyak tersita untuk mengurus institusi pajak. "Saya harus menikmati hidup pribadi, yang selama ini waktunya sudah saya berikan pada negara. Setelah ini untuk mengurus keluarga, anak dan cucu," kata Tjiptardjo.

Mengenai penilaian selama menjabat, Tjiptardjo pun menyerahkan kepada masyarakat Indonesia. Bagaimanapun, katanya, di tengah berbagai kasus pajak yang bertubi-tubi menghantam di tahun 2010 ternyata Ditjen Pajak masih mampu bekerja dengan baik mengamankan keuangan negara.


JAKARTA — Mochamad Tjiptardjo turun dari jabatannya sebagai Direktur Jenderal Pajak Kementrian Keuangan setelah Presiden Susilo Bambang Yudhoyono


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News