TKI Dipancung, Jokowi Diminta Tak Hanya Surati Raja Saudi
Rabu, 21 Maret 2018 – 06:32 WIB

Muchlis Hanafi (tengah) di antara Presiden Joko Widodo dan Raja Salman bin Abdulaziz Al-Saud dari Arab Saudi saat menyambut di Bandara Halim Perdanakusuma, Jakarta, Rabu (1/3/2017). FOTO : Imam Husein/Jawa Pos
"Ini antisipasinya apa. Apa perlu Pak Jokowi hanya surat-suratan saja, surat mesra atau lebih baik ya ketemu sesama kepala negara," tambahnya.
Hal itu langsung disikapi oleh Menteri Hanif. Menurutnya, pemerintah melakukan lobi dan akan terus dioptimalkan lagi.
Soal advokasi pun, Kemenaker dan BNP2TKI terus mendukung karena ranahnya ada di Kementerian Luar Negeri.
Namun, soal surat-suratan, Hanif menyatakan Jokowi tidak sekadar bersurat saja ke Raja Saudi. "Pak SBY bersurat, Pak Jokowi itu bersurat juga bertemu tiga kali dengan raja, menlu bertemu dengan raja, sebenarnya sudah cukup optimal," jelas Hanif.(fat/jpnn)
Presiden Joko Widodo dibandingkan dengan Presiden Keempat RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur yang berhasil membebaskan TKW dari hukuman mati.
Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam
BERITA TERKAIT
- Bebas dari Hukuman Mati Berkat Bayar Denda Rp 15,5 Miliar, Ety Kukuh Tak Bersalah
- NU Care - Lazisnu Ikut Membebaskan TKI di Arab Saudi dari Hukuman Mati
- Keluarga Berharap Jonathan Tak Divonis Mati di Malaysia
- PKB Sumbang Rp 5 Miliar untuk Bebaskan Eti, TKW Indonesia
- Pak Sabam Sesalkan Tindakan Arab Saudi pada Tuti Tursilawaty
- Desak Perketat Regulasi Perlindungan Buruh Migran