TKW Diduga Dibunuh di Qatar

TKW Diduga Dibunuh di Qatar
TKW Diduga Dibunuh di Qatar

"Seharusnya Lilis pada pertengahan tahun 2014 ini pulang. Tapi Tuhan berkehendak lain," ungkap Eri.

Padahal sebelum dikabarkan meninggal, menurut Eri, anaknya itu rutin mengabari keluarga setiap satu atau dua minggu sekali melalui sambungan seluler. Selama di tempat kerja Lilis mengaku telah menikah kembali dengan seorang laki-laki asal Suriah. Suaminya berjanji akan membawanya ke Indonesia.

"Menurut teman Lilis yang mengabari kami, Lilis sebelum meninggal pindah bekerja di salon. Sementara sebelumnya bekerja sebagai PRT. Meninggalnya Lilis hingga kini masih misterius. Apalagi temannya yang di Qatar sekarang sudah tidak bisa dihubungi lagi," paparnya.

Karena keterbatasan informasi, akhirnya keluarga Lilis tidak bisa berbuat banyak. Mereka mengandalkan sponsor yang membawa Lilis berkerja sebagai TKI agar jasadnya segera dipulangkan.

"Hingga sekarang Pak Sahril, sponsor TKI yang katanya sedang mengusahakan kepulangan jasad Lilis melalui perusahaan yang memberangkatnya dua tahun lalu, belum juga memberi kabar kembali," pungkasnya.

Ia pun berharap pemerintah turut turun tangan membantu proses kepulangan anaknya.(sei/din)


PURWAKARTA – Kabar duka kembali datang dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI). Lilis Utari bin Saca Ibrahim, TKW (Tenaga Kerja Wanita) asal Purwakarta


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News