TNI AL Temukan Barang Mencurigakan di Perairan Banten, Isinya Ternyata

Sementara itu, Deputi Penindakan BNN Irjen Pol Kennedy menyebut pihaknya akan menyelidiki tersangka yang berupaya menyelundupkan kokain 179 kilogram itu.
Sebab, tidak ada tersangka yang tertangkap ketika TNI AL menemukan kokain mengambang di perairan Banten.
"BNN tidak diam, akan melakukan penyelidikan, siapa itu pelakunya," ujar Kennedy dalam keterangan pers yang disiarkan akun TNI Angkatan Laut di YouTube.
Namun, kata dia, BNN akan mencari dahulu sumber kokain yang ditemukan mengambang melalui pemeriksaan di laboratorium.
Adapun, kata jenderal bintang dua itu, kokain adalah barang haram yang biasanya bersumber tiga kawasan yaitu segitiga Myanmar, segitiga Afganistan, dan Amerika Latin.
Menurut Kennedy, hasil laboratorium bisa mengendus asal kokain. Sebab, kokain dari tiga sumber memiliki karakteristik berbeda.
Baca Juga: 2 Avanza dan 1 Innova Bertabrakan saat Puncak Arus Balik, Lihat Begini Kondisinya
"Jadi, kami bisa mengetahui barang ini dari mana," ungkap mantan Direktur Intelijen BNN itu.(ast/jpnn)
TNI AL menemukan narkotika jenis kokain 179 kilogram ketika melakukan patroli dalam rangka pengamanan arus balik Lebaran di perairan Banten, Minggu (8/4).
Redaktur : Budianto Hutahaean
Reporter : Aristo Setiawan
- TNI AL Siapkan Pasukan dan Alutsista untuk Operasi Kemanusiaan Korban Gempa Bumi di Myanmar
- Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Juwita Dilakukan Tertutup, Ada Apa?
- Keluarga Juwita yang Tewas Diduga Dibunuh Oknum TNI AL Kecewa
- Info Terbaru soal Oknum TNI AL Diduga Membunuh Juwita Jurnalis di Banjarbaru
- BAZNAS dan TNI AL Berangkatkan Pemudik Gratis dengan KRI Banjarmasin 592
- Respons KSAL soal Kasus Oknum TNI AL Diduga Bunuh Juwita