TNI dan Polri Gelar Operasi Pengejaran KKB di Tembagapura
Selasa, 07 November 2017 – 05:11 WIB

Kapolda Papua, Irjen Boy Rafli Amar dan Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayjen TNI George E Supit menyalami anggota TNI yang tergabung dalam Operasi Satgas Terpadu Penanggulangan KKB. Foto: Mayer C Sarioa/Radar Timika
“Kalau yang dilumpuhkan tepat sasaran, yakni pelaku kejahatan yang menggunakan senjata api. Justru kalau kami diamkan maka kami melanggar HAM, karena masyarakat tidak dilindungi," ujar Kapolda.
Sementara itu kesempatan yang sama Pangdam XVII/Cenderawasih, juga mengatakan TNI tetap memberikan dukungan penuh kepada Polri dalam rangka penegakan hukum terhadap KKB.
“Kami mendukung sepenuhnya. Sudah banyak korban akibat ulah KKB ini, ambulans ditembak oleh mereka. Itu aturan dari mana tembak ambulans, di negara manapun itu sudah melanggar aturan,” kata Pangdam. (tns)
Operasi TNI dan Polri mengejar kelompok kriminal bersenjata di Tembagapura ini ditargetkan selesai sebelum akhir 2017.
Redaktur & Reporter : Adek
BERITA TERKAIT
- Tokoh Agama Minta Masyarakat Papua Tak Terprovokasi Isu Pelanggaran HAM
- Polisi Periksa Oknum TNI terkait Penjualan Senpi kepada KKB
- Begini Kebiadaban OPM terhadap Guru Honorer dan Nakes di Yahukimo
- Bupati Yahukimo Tegaskan Guru & Nakes di Anggruk bukan Anggota TNI-Polri
- Polri-TNI Evakuasi Para Guru & Tenaga Kesehatan yang Diserang KKB di Yahukimo
- Penyerangan KKB di Anggruk Yahukimo Mengakibatkan 1 Orang Tewas, 6 Terluka