TNI Disarankan Bentuk Panglima Satuan Elite

jpnn.com, JAKARTA - Tentara Nasional Indonesia (TNI) diminta membentuk kesatuan elite baru.
Hal itu tak lepas dari meningkatnya potensi ancaman kedaulatan bangsa dari dalam dan luar negeri.
Kesatuan yang ada sekarang dianggap belum memadai untuk mengatasi semua gangguan semaksimal mungkin.
Karena itu, dibutuhkan sekumpulan tentara elite yang benar-benar fokus mengatasi ancaman di level tertinggi.
Usulan ini disampaikan Direktur Eksekutif Institut Lembang Sembilan (IL9) Ralsel Ali.
IL9 sendiri adalah lembaga yang selama ini cukup aktif memberi masukan ke pemerintahan Jokowi-JK.
Menurut Rapsel, di bawah Angkatan Darat (AD) idealnya ada satu kesatuan elite yang dipimpin oleh panglima berpangkat letnan jenderal. Posisinya sejajar dengan Pangkostrad.
Kesatuan ini membawahi pasukan-pasukan elite yang selama ini dimiliki AD seperti Kopassus atau Raider.
Tentara Nasional Indonesia (TNI) diminta membentuk kesatuan elite baru.
- Kebakaran Menghanguskan 18 Rumah Dinas TNI di Aceh
- 5 Berita Terpopuler: Permintaan Kepala BKN Sangat Serius, Pengangkatan PPPK Bakal Tuntas 2025, Ini Buktinya
- Kerja Sama TNI-Unud Disorot, Kolonel Agung Bilang Begini
- Muncul Gerakan Kontra UU TNI, Nama Presiden Prabowo Disorot Warganet
- Gelar Perkara Kasus Pembunuhan Juwita Dilakukan Tertutup, Ada Apa?
- Buntut Dugaan Pembunuhan Jurnalis di Kalsel, Legislator Minta Evaluasi Pembinaan TNI