Togiman alias Toge Pernah Berupaya Suap Komjen Buwas

”Kita semua yang biayai dia makan. Tapi, malah dia edarkan racun untuk generasi bangsa,” ungkapnya.
Biaya yang begitu besar juga dikeluarkan untuk merehabilitasi para pengguna narkotika. Kondisi itu padahal terjadi karena bandar-bandar yang saat ini divonis mati itu. ”Persoalan narkotika ini sudah begitu pelik,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Bagian Humas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan ( Ditjen Pas) Ade Kusmanto mengatakan, pemindahan Toge dari Medan ke Nusakambangan belum bisa dipastikan.
Sebab, saat ini, Toge masih dalam proses penilaian (assesment) di Ditjenpas. Setelah proses itu selesai, pihaknya masih harus berkoordinasi dengan pihak BNNP Sumut dan BNN. "Belum bisa dipastikan sekarang," ujarnya saat dihubungi. (idr/tyo)
Togiman alias Toge, Bandar narkoba yang sudah dua kali divonis mati, ternyata tidak mati-mati. Dia pernah mencoba menyuap Komjen Buwas.
Redaktur & Reporter : Soetomo
- Oknum Polisi Jadi Bandar Narkoba, Bripka Khairul Yanto DPO
- Ribuan Narkoba Tangkapan TNI AL dan BNNP Aceh Dimusnahkan di Sini
- Brigjen Mukti Sebut Direktur Persiba Catur Adi Bandar Narkoba Kaltim
- Bea Cukai Soekarno-Hatta Ungkap Jaringan Narkoba Internasional, Modus Pelaku Beragam
- Polda Riau Tangkap Bandar Narkoba, Amankan 14 Kg Sabu-sabu dan 6.800 Butir Ekstasi
- Transaksi Narkoba di Indonesia Rp 524 Triliun per Tahun