Tok Tok Tok, Eks Anggota DPRD dan 4 Bandar Narkoba Divonis Mati

Selain itu, Doni juga pernah menjalani masa hukuman sebelumnya dalam kasus narkotika.
"Artinya terdakwa (Doni) tidak menjadikan masa hukuman itu sebagai pembelajaran melainkan justru meningkatkan kejahatannya," kata Bongbongan.
Sidang sendiri diwarnai dengan terdakwa Yati yang menangis tertunduk saat mendengarkan vonis tersebut dari LP Perempuan Palembang melalui sambungan video.
Sementara atas vonis tersebut kelima terdakwa mengajukan banding.
"Untuk Yati seharusnya hukuman seumur hidup karena dia hanya kurir," kata kuasa hukum kelima terdakwa, Supendi dihubungi usai persidangan.
Doni ditangkap tim gabungan BNN pada 29 September 2020 di ruko miliknya di Jalan Riau Kelurahan 26 Ilir Barat I Palembang.
Penangkapan Doni merupakan hasil pengembangan kasus dari terdakwa Mulyadi yang ditangkap lebih dulu di Medan.
Doni ditangkap setelah tim gabungan lebih dulu meringkus dua anak buahnya (Yati dan Joko) yang sedang bertransaksi.
Mantan anggota DPRD Palembang Doni Timur dan empat terdakwa lainnya terbukti terlibat dalam peredaran narkoba lintas negara.
- H-3 Idulfitri, 21.000 Kendaraan Melintas di Tol Kayuagung-Palembang
- Gubernur Herman Deru Minta Pembangunan Infrastruktur Jadi Prioritas
- Gara-Gara Konten, Willie Salim Dilaporkan ke Polda Sumsel
- 2 Siswi SD Tenggelam di Sungai Saka Selabung, 1 Korban Belum Ditemukan
- Oknum Polisi Jadi Bandar Narkoba, Bripka Khairul Yanto DPO
- Persiapan Arus Mudik Lebaran 2025, Herman Deru Resmikan 4 Jembatan