Tokoh Ini Dinilai Layak Gantikan Anies Baswedan

Di sisi lain, kata dia, Sekda juga sudah diterima mayoritas PNS di lingkungan DKI Jakarta sehingga akan membantu menangani berbagai persoalan yang kemungkinan muncul selama dua tahun memimpin Jakarta.
"Jadi, pengganti Anies tidak perlu lagi menyesuaikan diri dengan lingkungannya. Dia dapat terus bekerja meneruskan arah pembangunan yang sudah ditetapkan," ucap Jamiluddin.
Hanya saja, kata dia, sehebat apa pun Plt, tentu dia tidak bisa membuat kebijakan strategis.
Sebab, sebagai Plt, hanya berhak melaksanakan tugas yang bersifat rutinitas.
"Sangat berbahaya bila suatu daerah dipimpin seorang Plt dalam jangka waktu lama," tutur Jamiluddin.
Jakarta, kata dia, sangat dinamis sehingga diperlukan pemimpin yang mampu mengambil kebijakan strategis.
Menurut dia, hal itu tidak dapat dilakukan seorang Plt karena hanya punya kewenangan melaksanakan rutinitas.
"Perlu dipikirkan apakah baik suatu daerah seperti Jakarta dipimpin Plt selama dua tahun? Menteri Dalam Negeri seharusnya memikirkan hal itu sebelum menunjuk Plt Gubernur DKI Jakarta," kata Jamiluddin.(cr3/jpnn)
Simak! Video Pilihan Redaksi:
Pengamat Komunikasi Politik dari Universitas Esa Unggul Jamiluddin Ritonga mengatakan pengganti Anies Baswedan harus memahami ibu kota
Redaktur & Reporter : Fransiskus Adryanto Pratama
- Pramono Akan Salat Id di Istiqlal Dampingi Prabowo, Si Doel di Balai Kota
- Ikuti Jejak Anies, Pramono Gratiskan Pajak Rumah dengan NJOP di Bawah Rp 2 Miliar
- Fajar Alfian Minta Maaf Atas Ucapannya kepada Simpatisan Anies
- Prabowo Penuhi Unsur Keterbukaan saat Bertemu Konglomerat, Beda dengan Jokowi yang Tertutup
- Tom Lembong Jalani Sidang Perdana, Istri Hingga Anies Memberikan Dukungan
- Pramono Anung Ogah Sahkan Pergub Izinkan ASN Jakarta Berpoligami