Tolak Vonis PN Jaksel, Ahmad Dhani Hari Ini Daftarkan Banding
jpnn.com, JAKARTA - Ahmad Dhani memastikan bakal mengajukan banding atas vonis Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) yang mengganjarnya dengan hukuman 1,5 tahun penjara dalam perkara pelanggaran Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (UU ITE).
Rencananya, kuasa hukum Dhani akan mendaftarkan permohonan banding di Pengadilan Tinggi (PT) DKI hari ini (31/1). "Kami bersama kuasa hukum yang lain akan ajukan banding," kata advokat Hendarsam yang menjadi kuasa hukum Dhani.
Menurut Hendarsam, tim kuasa hukum telah mengumpulkan berkas-berkas untuk mengajukan banding. Salah satu bahan dalam memori banding adalah pertimbangan majelis hakim PN Jaksel yang hanya mendasarkan putusan ada satu kicauan Dhani di Twitter.
"Hanya satu twit yang dijadikan dasar. Dhani juga tidak pernah sebut Ahok sebagai penista agama, tidak menyebut agamanya, ras," beber Hendarsam.
Sebelumnya PN Jaksel menyatakan Dhani bersalah dalam perkara ujaran kebencian. Majelis mengganjar pentolan Dewa 19 itu dengan hukuman 1,5 tahun penjara disertai perintah penahanan.(mg3/jpnn)
Ahmad Dhani memastikan bakal mengajukan banding atas vonis Pengadilan Negeri Jakarta Selatan (PN Jaksel) yang mengganjarnya dengan hukuman 1,5 tahun penjara.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Dukungan Anies untuk Pram-Rano Bakal Berdampak Signifikan
- Momen Ridwan Kamil Soroti Kerja Ahok dan Anies di Debat Pilgub Jakarta
- Ketika Ridwan Kamil Jadikan Ahok & Anies Sasaran Tembak di Debat Terakhir
- Sindir Pram-Rano di Debat, Ridwan Kamil Menyeret Nama Ahok
- Sebelum Ahok Jadi Elite Partai, PDIP Sudah Pertimbangkan Anies Jadi Cagub Jakarta
- Sebelum Ahok Jadi Pengurus, PDIP Masukkan Anies ke dalam Bursa Cagub DKI