Tolak Keras Usulan PA 212 soal NKRI Bersyariat!

Efek dari Pancasila itu adalah persatuan dan kesatuan Indonesia, dari Sabang sampai Merauke, yang tetap terjaga selama 74 tahun dengan kemajemukan.
"Jadi jangan sampai tali persaudaraan dalam bingkai NKRI ini rusak dan dirusak oleh oknum-oknum pengganggu Pancasila. Oknum-oknum pengganggu yang ingin ganti Pancasila dan merongrong NKRI harus ditindak secara hukum. Lima juta kader FPR siap berdarah-darah membela Pancasila,bela NKRI, bela kemajemukan," kata dia.
Ketua Umum Partai Rakyat ini juga menegaskan FPR mendukung penuh pemerintah Joko Widodo baik periode 2019-2024.
"FPR juga meminta kepada pemerintah untuk terus mengawasi ormas dan kelompok garis keras dari mana pun asalnya yang tidak sesuai dengan Pancasila, UUD 1945 dan ingin mengganggu NKRI. Jika berlebihan dan melanggar hukum, tindak tegas dan bubarkan," pungkas Nugroho. (tan/jpnn)
Jangan sampai tali persaudaraan Indonesia dirusak oleh oknum-oknum pengganggu Pancasila yang ingin membentuk NKRI bersyariat.
Redaktur & Reporter : Fathan Sinaga
- Lihatlah Aksi Warga Banten Tolak PSN PIK 2, Kiai Ikut Turun ke Jalan
- Berdiri di Depan Massa Reuni Akbar PA 212, Habib Rizieq Menyampaikan Pesan, Lantang
- Lihat Itu Massa Reuni Akbar PA 212 yang Beraksi Hari Ini, Mars FPI Menggema di Monas
- Beredar Pakta Integritas RK-Suswono dengan FPI, Isinya Penuh Isu Sara
- Tokoh Islam Pendukung Anies Ramai-Ramai Dukung Ridwan Kamil-Suswono
- Aksi 411 di Kawasan Patung Kuda, Lihat Massanya