Tolong Simak Peringatan BMKG Ini !
Minggu, 21 Juli 2019 – 20:08 WIB

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG). Foto Ricardo/jpnn.com
BACA JUGA : Gelombang Tinggi dan Banjir Rob, Warga Berlarian Menyelamatkan Diri
"Fenomena ombak besar dan musim kemarau yang dingin pada malam hari ini dipengaruhi oleh monsun timur dari Australia yang bertiup ke Pulau Jawa. Munson timur membawa massa udara yang sifatnya kering, sehingga menurunkan suhu di wilayah Jawa pada malam hari," kata Desindra.
Selain itu, munson timur juga berdampak terhadap penambahan kecepatan angin, yang berdampak terhadap ketinggian gelombang di laut utara jawa.
"Terkait hal ini, kami mengimbau kepada warga yang beraktivitas di laut untuk tetap selalu waspada dan berhati-hati. Serta selalu memantau informasi di website maupun di media sosial resmi BMKG setempat," pungkasnya. (pul/jpnn)
BMKG memperkirakan musim kemarau sudah dimulai sejak April lalu dan akan mencapai puncaknya Agustus mendatang.
Redaktur & Reporter : Natalia
BERITA TERKAIT
- Arus Balik Lebaran, ASDP Imbau Pemudik Beli Tiket Sebelum ke Pelabuhan
- BMKG Sebut Jakarta Diliputi Awan Tebal Hari Ini, Ada Hujan Juga
- Peringatan Dini BMKG, Waspada Gelombang Tinggi di Kepri
- Sejumlah Daerah Diguncang Gempa, Magnitudo 6.0 di Wanokaka NTT
- H-5 Lebaran, Sungai Musi Mengalami Pasang Setinggi 3,4 Meter
- Prakiraan Cuaca Hari Ini, Warga Jakarta Siap-Siap Bawa Payung