Tommy Pendiam, Bicara Seperlunya
Minggu, 10 Juni 2012 – 09:41 WIB

Mantan Kepala Seksi Pengawasan dan Konsultasi Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Sidoarjo Selatan, Jawa Timur, Tommy Hendratno. Foto: RAKA DENNY/JAWAPOS
SIDOARJO - anak buah Tommy di Kantor Pelayanan Pajak Sidoarjo Selatan masih belum percaya atasannya itu ternyata mau menerima suap. Sebab, sehari-hari Tommy merupakan orang pendiam. ’’Pak Tommy hanya bicara seperlunya tentang pekerjaan,’’ ujar salah seorang staf yang tak mau namanya disebutkan.
Tommy sehari-hari menjabat kepala seksi pengawasan dan konsultasi di Kantor Pelayanan Pajak (KPP) Sidoarjo Selatan. Lulusan Sekolah Tinggi Akuntansi Negara 1996 itu menyandang pangkat golongan III-C. ’’Beliau orang pintar, namun jarang bergaul dengan kami,’’ sambungnya.
Baca Juga:
Saat jam makan siang pun, lanjut dia, Tommy lebih memilih pulang daripada makan bersama teman-temannya. Sebab, rumah kontrakannya tak jauh dari KPP. Namun, pegawai itu mengaku tak tahu letak rumahnya. ”Kalau diajak makan siang, jarang mau. Katanya makan di rumah saja, lebih irit,’’ tuturnya.
Dia berharap Tommy segera diproses dengan seadil-adilnya. Dengan begitu, kepercayaan masyarakat terhadap kantor pajak segera pulih. ’’Kita harus transparan memandang kasus ini. Jangan sampai berat sebelah,’’ ucapnya.
SIDOARJO - anak buah Tommy di Kantor Pelayanan Pajak Sidoarjo Selatan masih belum percaya atasannya itu ternyata mau menerima suap. Sebab, sehari-hari
BERITA TERKAIT
- Waka MPR Dorong Perempuan Aktif di Dunia Politik
- Gibran Minta Kepala Daerah Waspada Kelangkaan Barang Pokok Jelang Ramadan
- Eddy Soerparno Ingin Perbanyak Transportasi Publik Berbasis Listrik, Ini Tujuannya
- Pemkot Tangerang Salurkan Bantuan 5.472 Paket, Semoga Berkah & Menginspirasi Warga untuk Berbagi
- Polri Jamin Stabilitas Harga Pangan Selama Ramadan
- Terima Kunjungan PNI, Bamsoet Ajak Perkuat Persatuan dan Kesatuan Bangsa