Tony Abbott Kecam Perbuatan Rasis Warganya di Kereta Brisbane

Sementara itu Menteri Utama Queensland, Campbell Newman, menyatakan telah berbicara kepada Joe dan menyampaikan salut dan rasa bangga atas sikap profesionalnya sebagai petugas keamanan di kereta api.
"Dia telah bertindak profesional dalam situasi sulit," katanya. "Saya juga menyatakan penyesalan mendalam atas apa yang dialaminya."
Menteri Newman menjamin kepada Joe bahwa apa yang dialaminya itu sama sekali tidak bisa diterima. "Pemerintah akan bertindak dan menangani pelaku tersebut," katanya.
Polisi setempat telah menetapkan pria itu dan temannya sebagai tersangka.
Ia dikenakan tuntutan mengancam orang lain, berbuat kekerasan, melakukan penghinaan, pelecehan, serta mengganggu ketentraman umum. Sementara temannya yang merekam kejadian itu dikenakan tuntutan melakukan mengganggu ketentraman umum.
Keduanya dihadapkan ke pengadilan Brisbane, Senin (13/10/2014). Pengadilan memutuskan memberikan status tahanan luar menunggu persidangan selanjutnya.
Perdana Menteri Australia Tony Abbott menyayangkan perbuatan rasis yang dilakukan seorang warga di atas kereta di kota Brisbane, awal Oktober
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Paus Fransiskus, Pemimpin Gereja Katolik yang Reformis, Meninggal Dunia pada Usia 88 tahun
- Dunia Hari Ini: PM Australia Sebut Rencana Militer Rusia di Indonesia sebagai 'Propaganda'
- Sulitnya Beli Rumah Bagi Anak Muda Jadi Salah Satu Topik di Pemilu Australia
- Rusia Menanggapi Klaim Upayanya Mengakses Pangkalan Militer di Indonesia
- Dunia Hari Ini: Siap Hadapi Perang, Warga Eropa Diminta Sisihkan Bekal untuk 72 Jam
- Rusia Mengincar Pangkalan Udara di Indonesia, Begini Reaksi Australia