Top, Program IPDMIP Kementan Tingkatkan Produktivitas Pertanian Garut

Ia menegaskan selama masih ada kehidupan pertanian tidak boleh berhenti. "Meski besok dunia kiamat, hari ini kita tetap tanam. Itu tekad kita," kata Dedi menyemangati petani dan penyuluh.
Untuk itu, Dedi mengajak kepada petani untuk terus semangat turun ke sawah, ladang, dan kebun untuk terus menggenjot produksi dan produktivitas.
"Kita perlihatkan kepada dunia petani tetap masih ada dan semangat turun ke sawah, ke kebun, ke ladang untuk menggenjot produksi. Semangat itu tidak boleh berkurang," ujarnya.
Bayangkan, ia melanjutkan, kalau gara-gara Covid-19 semangat petani maupun produksi turun, kelaparan terjadi di mana-mana. "Maka dari itu, kita genjot semangat ini untuk tetap produksi," ujarnya pada dialog tersebut.
Dedi menyebut untuk mendukung petani sepenuhnya, pihaknya selalu menjalin kerja sama dengan pemda setempat dalam hal ini Kabupaten Garut dan seluruh stakeholder terkait lainnya untuk menggenjot produksi.
"Kami ada Kostratani yang merupakan pusat gerakan kebangkitan pertanian di tingkat kecamatan. Tujuannya adalah untuk memberdayakan penyuluh dan petani," kata Dedi.
Kepala Dinas Pertanian Garut Beni Yoga Guna Santika menjelaskan wilayahnya cukup banyak menerima manfaat program IPDMIP.
Setidaknya ada 10 kecamatan di Kabupaten Garut yang mendapat program IPDMIP.
Program IPDMIP ini sangat dirasakan betul manfaatnya oleh petani Garut. Buktinya, hasil pertanian meningkat 2,7 persen.
- Hari Kedua Lebaran, Mentan Tancap Gas Turun Lapangan Sidak 4 Gudang Bulog di Sulsel
- Serapan BULOG Melonjak 2.000 Persen, Hendri Satrio: Dampak Tangan Dingin Mentan Amran
- Raker dengan Pejabat di Kementan, Legislator NasDem Sorot Program Cetak Sawah
- Kementan Gelar Pelepasan Ekspor Gula Semut dari Kulon Progo
- KPK Amankan Dokumen dan Barang Bukti Elektronik di Kantor Hukum Visi Law Office
- KPK Periksa Rasamala Aritonang terkait Kasus TPPU di Kasus Kementan