Tradisi Menyambut Ramadan, Pawai Obor dan Tumpeng Tanjang
Setelah tiba di balai nelayan yang dekat dengan bengawan Kalimireng, ratusan masyarakat ini melepaskan kurang lebih 300 lampion untuk penutup kirab sekaligus rangkaian festival jajanan pesisir.
"Sudah menjadi tradisi warga Manyar dan sekitarnya," ungkap dia.
Sebelum kirab berjalan, digelar juga festival jajanan pesisir yang menarik perhatian masyarakat.
Jajanan pesisir ini terilang legendaris dan jarang ditemui. Di antaranya sate pasungan, bubur sagu, sego jagung, hingga beraneka ragam kerang.
Rangkaian menyambut ramadan ini bisa mengingatkan warga akan makanan tradisional juga.
"Harapannya masyarakat semakin sadar akan kearifan lokal dan kondisi lingkungan yang dikelilingi pabrik. Sebab dampaknya juga akan terasa dalam penghasilan nelayan," sebutnya.
Ketua Umum Komunitas Armapala M. Najib berharap, dari kegiatan kirab ini bisa meningkatkan kerukunan warg dan menjaga budaya lokal.
Mengingat antusias masyarakat yang juga meningkat, disebut Najib menjadi salah satu kesuksesan menggait perhatian masyaakat luas.
Indonesia memang dikenal memiliki ragam budaya. Setiap daerah memilik tradisi yang kini masih terpelihara. Membahas mengenai bulan puasa, ada tradisi
- Pemudik Diimbau Pulang Lebih Awal Hindari Puncak Arus Balik, Manfaatkan Diskon Tol
- Lonjakan Kendaraan di GT Kalikangkung Saat Arus Balik Lebaran Capai 158 Persen
- Angka Kecelakaan Mudik Turun, Anggota Komisi III Minta Semua Pihak Optimalkan Pelayanan
- Salat Id di Wilayah Polres Priok Berjalan Khidmat Berkat Sinergi Masyarakat dan Aparat
- Ketua MUI Ajak Umat Islam Tetap Memiliki Integritas Seusai Ramadan
- Ratusan Warga Ikuti Pawai Obor Elektrik di Taman Rasuna, Gaungkan Pengembangan Kebudayaan