Tradisi Perang Api Tanpa Dendam demi Menyambut Nyepi
Selasa, 21 Maret 2023 – 20:52 WIB

Perang api atau perang bobok di Mataram, NTB, Selasa (21/3) dalam rangka menyambut Nyepi. Foto: Edi Suryansyah/JPNN.com
Komang menegaskan tidak boleh ada dendam di antara kelompok pemuda yang ikut perang bobok.
"Jadi, seluruh rangkaian acara harus dilaksanakan dengan niat baik dan hati bersih," pungkasnya.
Kapolsek Sandubaya Kompol Moh Nasrullah mengatakan kepolisian menerjunkan 300 personelnya untuk mengamankan perayaan perang api tersebut.
Menurut Nasrullah, perang api tahun ini berjalan dengan lancar, tertib dan terkendali.
"Seperti yang dilihat tadi, situasinya aman dan terkendali," tuturnya.(mcr38/jpnn.com)
Dua kelompok pemuda saling menyabetkan daun kelapa kering yang diikat dan dibakar dalam rangka perang bobok. Tidak ada dendam setelah perang api itu usai.
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
BERITA TERKAIT
- Kemenag: 7 Calon Jemaah Haji Asal Kota Mataram Meninggal Dunia
- Irjen Hadi Gunawan: Di NTB Tidak Boleh Ada Geng Motor
- KPK Dalami Korupsi Shelter Tsunami NTB, Waskita Karya Berpotensi Jadi Tersangka Korporasi
- Seusai Nonton Balap Liar, Warga Dianiaya Geng Motor
- Pencuri Bertato Ini Apes setelah Aksinya Ketahuan Korban, Begini Ceritanya
- Pemkab Lombok Tengah Pastikan Stok LPG 3 Kilogram Aman Menjelang Ramadan 2025