Tradisi Ramadan Unik di Seluruh Dunia

jpnn.com - Islam adalah agama yang tumbuh paling cepat di dunia dan memiliki jumlah umat terbesar kedua di dunia dengan lebih dari 1,6 miliar orang.
Selama Ramadan, umat Islam di seluruh dunia bergabung dalam doa dan puasa selama 30 hari.
Selain itu, ada beberapa tradisi unik di beberapa negara saat bulan Ramadan. Seperti dilansir laman Gulf News.
1. Mesaharaty - panggilan bangun
Bangun untuk makan sahur merupakan suatu tantangan bagi umat muslim, terutama karena Ramadan adalah saat ketika kebanyakan orang tetap terjaga sampai larut malam dengan keluarga dan teman-teman.
Tetapi bagaimana jika Anda memiliki panggilan bangun pribadi? Di sejumlah negara Arab, seorang Mesaharaty atau seorang 'penelepon malam' berjalan di jalan-jalan desa sambil memukul drum yang lembut dan memanggil untuk menandai waktu untuk sahur.
Di negara-negara seperti Arab Saudi, Yaman dan Mesir, tradisi ini masih merupakan praktik umum di desa-desa, di mana ‘Al Tabbeil’ atau drummer memanggil nama keluarga masing-masing saat dia lewat.
Mereka tidak menuntut pembayaran, tetapi orang biasanya memberi pekerja yang tak kenal lelah ini dengan hadiah di akhir Ramadan.
Selama Ramadan ada beberapa tradisi unik yang kerap dilakukan umat Islam di beberapa negara.
- Pemudik Diimbau Pulang Lebih Awal Hindari Puncak Arus Balik, Manfaatkan Diskon Tol
- Lonjakan Kendaraan di GT Kalikangkung Saat Arus Balik Lebaran Capai 158 Persen
- Arus Balik Mudik Lebaran, Polisi Terapkan Skema One Way Lokal dan Nasional
- Alhamdulilah, Ibu Atun Akhirnya Bisa Mudik ke Kampung Halaman
- Angka Kecelakaan Mudik Turun, Anggota Komisi III Minta Semua Pihak Optimalkan Pelayanan
- Tol Jakarta-Cikampek hingga Cipali Siang Ini Lancar