Transformasi GNRM jadi Program Penguatan Karakter & Jati Diri Bangsa

jpnn.com, JAKARTA - Budayawan sekaligus praktisi seni Jose Rizal Manua mengapresiasi Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM), yang diinisiasi pada 2014.
Menurutnya gerakan ini menjadi gerakan kebangsaan yang mampu melibatkan seluruh lapisan masyarakat.
Sejak dicanangkan, GNRM dinilai menunjukkan hasil khususnya melalui lima gerakan utamanya yaitu Indonesia Melayani, Bersih, Tertib, Bersatu, dan Mandiri.
Pembentukan 514 Gugus Tugas GNRM di kabupaten/kota pun menunjukkan soliditas jejaring GNRM.
Aksi-aksi nyata juga tumbuh dan tersebar di 34 provinsi, yang menjadi bukti bagaiman partisipasi aktif pemerintah daerah dan masyarakat terbentuk.
Namun, tantangan yang dihadapi tidaklah ringan. Di era digital misalnya di mana media sosial menjadi pedang bermata dua.
Satu sisi mampu mempercepat arus informasi, namun di sisi lain bisa menjadi medium penyebaran hoaks, radikalisme, dan polarisasi masyarakat.
Selama 2023, Kementerian Komunikasi dan Informatika yang saat ini telah berganti menjadi Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) tercatat menangani sebanyak 1.615 konten isu hoaks yang beredar di website dan platform digital.
GNRM dinilai menunjukkan hasil khususnya melalui lima gerakan utamanya yaitu Indonesia Melayani, Bersih, Tertib, Bersatu, dan Mandiri.
- HNW Usulkan ke Prabowo Terbitkan Keppres yang Tetapkan 3 April sebagai Hari NKRI
- Telkomsel Siap Berburu Frekuensi 700 MHz & 2,6 GHz
- Ini Respons Komdigi soal Teror Kepala Babi untuk Jurnalis Tempo
- Dugaan Korupsi di Komdigi, Kejari Geledah Sejumlah Lokasi
- Menteri Meutya Angkat Bicara soal Status Penugasan Letkol Teddy Sebagai Seskab, Oh
- Komdigi Luncurkan Pedoman Jurnalisme Berkualitas, Solusi Maraknya Disrupsi Informasi