Trauma, Sopir dan Kernet Truk Pertamina Belum Diperiksa
jpnn.com - JAKARTA -- Korban kecelakaan Kereta Rel Listrik 1311 dengan truk tanki BBM di Bintaro Permai, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (9/12) masih mengalami trauma yang luar biasa.
"Mereka mengalami trauma luar biasa, ditambah lagi adanya ledakan yang mengakibatkan kebakaran. Jadi, ada trauma fisik dan trauma kebakaran," kata Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Kombes Rikwanto, Selasa (10/12).
Tak hanya penumpang KRL, sopir tanki Cosimin dan kernet Mujiono juga masih mengalami trauma berat. Keduanya, kini masih dirawat di Rumah Sakit Pusat Pertamina, Jakarta.
Karenanya, terhadap Cosimin dan Mujiono belum bisa diperiksa polisi. "Mereka trauma berat akibat luka benturan dan luka bakar. Jadi, belum bisa diambil keterangannya," katanya.
Beberapa korban lain masih dirawat di Rumah Sakit Suyoto, RS Fatmawati, serta RSPP. Jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan ini mencapai tujuh orang. (boy/jpnn)
JAKARTA -- Korban kecelakaan Kereta Rel Listrik 1311 dengan truk tanki BBM di Bintaro Permai, Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Senin (9/12) masih mengalami
Redaktur & Reporter : Tim Redaksi
- Gerakan Guna Ulang Jakarta, Edukasi Mengurangi Pemakaian Plastik Sekali Pakai
- Fasilitas Makin Lengkap, Triboon Hub Tambah 2 Resto Baru di Jakarta
- Durasi Pemadaman Lampu Program Earth Hour Terlalu Singkat
- Di Tengah Sosialisasi Tupoksi kepada Warga, MKD DPR RI Singgung Pelat Nomor Khusus
- Tjahjo Kumolo Meninggal Dunia, Warga Bekasi Diminta Kibarkan Bendera Setengah Tiang
- Anies Bangun Kampung Gembira Gembrong dengan Dana Rp 7,8 Miliar dari Infak Salat Id di JIS