Tri Dianto Harap Anas Urbaningrum Segera Berpolitik dan Bergerak

Dia menyampaikan permohonan maafnya kepada orang-orang yang menyusun skenario menjebloskan dirinya ke dalam penjara.
“Saya juga mohon maaf kalau ada yang menyusun skenario besar bahwa dengan saya dimasukkan dalam waktu yang lama di tempat ini, menganggap bahwa Anas Urbaningrum sudah selesai," tutur Anas seperti dikutip dari JPNN Jabar.
"Skenario boleh besar, boleh hebat, tetapi sehebat apa pun, sekuat apa pun, skenario manusia tidak akan mampu mengalahkan skenario Tuhan,” imbuhnya.
Menurutnya, setelah hampir sembilan tahun mendekam di balik jeruji, dia akan terus melanjutkan hidup.
Buat Anas, kompetisi dalam hidup adalah hal yang lumrah bagi seorang aktivis sepertinya.
“Dengan begini saya ingin mengatakan kepada semua bahwa saya ingin berpikir ke depan," katanya.
"Dalam tradisi para aktivis, pertandingan dan kompetisi itu hal biasa, kami para aktivis diajarkan itu sejak kecil,” imbuh Anas.
Dia menegaskan kompetisi yang dimaksud adalah dalam konteks demokrasi yang jujur dan adil.
Eks politkus Demokrat Tri Dianto menilai Anas Urbaningrum merupakan korban kriminalisasi.
- Agust Jovan Latuconsina Layak Jadi Wasekjen Demokrat: Energik dan Bertalenta
- Syahrial Nasution, Alumni Unpar yang Dipercaya AHY Jadi Wakil Sekjen Partai Demokrat
- Jadi Kepala Komunikasi Partai Demokrat, Herzaky: Ini Amanah Luar Biasa
- Soal Teror ke Tempo, Hinca: Tidak Ada Demokrasi Tanpa Media yang Merdeka
- AHY Dinilai Tepat Menunjuk Rezka Oktoberia Jadi Wasekjen Demokrat
- Hijrah ke Partai Demokrat, Afriansyah Noor Didapuk Jadi Wasekjen