Triliunan Rupiah Dipasrahkan ke Daerah
Sabtu, 27 Maret 2010 – 16:03 WIB
Triliunan Rupiah Dipasrahkan ke Daerah
JAKARTA – Ide Mendagri Gamawan Fauzi agar dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) dipasrahkan saja ke daerah, tampaknya didasari alasan yang cukup kuat. Selama ini, penyaluran harus melalui kemendagri di pusat sehingga proses birokrasi menjadi rumit. Kepala Pusat Penerangan (Kapuspen) Kemendagri, Saut Situmorang, menjelaskan, pada dasarnya dana PNPM memang jatahnya daerah. Namun, alokasi dana di APBN tercatat sebagai anggaran kemendagri sehingga terkesan anggaran kemendagri begitu besar.
“Karena diadministrasikan lewat kementrian dalam negeri sehingga anggaran kementrian dalam negeri terlihat besar, padahal itu kebanyakan dana PNPM,” ujar Saut kepada wartawan, Sabtu (27/3).
Baca Juga:
Sebelumnya, Gamawan menyebutkan, dana PNPM yang diurus kemendagri adalah untuk dana pemberdayaan masyarakat perdesaan yang untuk tahun ini mencapai Rp8,5 triliun. Gamawan mengaku sudah bicara dengan menkeu dan kepala bappenas mengenai ide penyerahan dana PNPM langsung ke daerah. Dia berharap, kementrian lain yang ikut mengurus dana PNPM bisa menyetujui idenya itu, yang diharapkan dimulai 2011.
Menurut Saut, dengan diserahkannya langsung dana PNPM ke daerah, maka beban kemendagri juga akan berkurang. Selama ini, lanjutnya, laporan keuangan kemendagri dinilai belum baik oleh BPK karena laporan penggunaan dana PNPM dari daerah sering telat disampaikan ke kemendagri.
JAKARTA – Ide Mendagri Gamawan Fauzi agar dana Program Nasional Pemberdayaan Masyarakat (PNPM) dipasrahkan saja ke daerah, tampaknya
BERITA TERKAIT
- Bank Mandiri Hadirkan Posko Layanan untuk Pemudik, Catat Lokasinya!
- Perluas Jaringan Global, dibimbing.id Gandeng Perusahaan Brunei
- Kadin DKI Gandeng Masjid Istiqlal dan Indosat Ooredoo Berdayakan Ekonomi Umat
- Dukung Momentum Mudik, Mobil™ POM Mikro Hadir di 2.000 Titik
- Kado Lebaran dari Pertamina: Harga BBM Non-Subsidi Turun Mulai Hari Ini 29 Maret 2025
- Aset BUMN Tak Cukup Tutupi Utang, Pengamat: Ini Tanda Bahaya Serius